Monday, October 24, 2016

Menikah Itu

Menikah itu,.. Bukan cepet-cepetan.!
Menikah itu,., Bukan persaingan., siapa yang duluan, siapa yang terakhir.!

Kalaupun ada persaingan dalam hal pernikahan, adalah bukan siapa yang paling cepat menikah, tapi siapa yang paling lama mampu mempertahankan pernikahanya.  #katasokbijakdariABDUR

me and her


Menikah itu tentang perkenalan.. dalam pernikahan, kita mulai dengan memperkenalkan diri, diri kita masing-masing. Aku tuh gini loh,.. aku tuh orangnya begini, aku tuh orangnya sukanya gini, aku tuh orangnya gak suka ini itu,ini itu dan ini itu. Kalau kamu gimanaaa ? bahasa perkenalan dalam sebuah pernikahan tidak selalu verbal dan langsung, kadang ada hal-hal yang cara memperkenalkanya secara tidak langsung, melalui proses dulu, tidak jarang proses itu berupa konflik terlebih dahulu, iya.. konflik.!  Dan  dari proses itu kita di “paksa” belajar untuk mengenal mengenai hal-hal seperti sifat, karakter, kebiasaan, apa yang di sebut kelebihann dan atau kekurangan dari partner kita. Semakin terbuka dan semakin lancar masing-masing pihak mengkomunikasikan tentang dirinya kepada pihak lainya, akan berpengaruh pada semakin baiknya dan semakin eratnya hubungan yang bisa terjalin antar dua pihak yang sudah sepakat untuk menikah.

Menikah itu tentang komunikasi. Bagian penting lainya tentang pernikahan adalah komunikasi. Iya.., komunikasi.! Kemunikasi dua arah bukan hanya searah. Komunikasi yang masing-masingnya mampu dan mau mendengar dan juga mampu dan mau mengungkapkan. Komunikasi yang di bangun di atas pakem saling menghargai satu sama lain, atas dasar peran , hak dan kewajiban dan juga pakem tinggi sama rendah. Sebagaimana yang sudah di jelaskan dalam bagian atas, model saluran komunikasi yang di adopsi oleh dua orang yang sepakat untuk menikah sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses perkenalan, terwujudnya kesepakatan-kesepakataran dan juga tingkat keharmonisan, ke-erat-an hubungan yang terjalin antara kedua pihak itu, kemampuan menghindari sering munculnya konflik dan juga kecepatan dalam proses menyelesaikan konflik yang adakalanya mungkin terjadi.

Menikah itu tentang rekonsiliasi. Rekonsiliasi biasanya dilakukan ketika dua pihak tengah menghadapi konflik atau kedua pihak meghadapi kenyataan adanya perbedaan-perbedaan. Yang mana pasti dan pastinya, dua orang yang sepakat untuk menikah memiliki banyak peebedaan, dalam segala aspek, sifat, karakter, kebiasaan, latar belakang pendidikan, latar belakang keluarga, prinsip-prinsip, nilai-nilai hidup yang di pegang, cara pandang hidup, sikap mental, latar belakang ekonomi, tingkat ke-iman-an, tujuan hidup, pekerjaan, pergaulan dan lain sebagainya. Adalah musykil seorang untuk menemukan apa yang ada dalam dirinya semuanya sama ada pada diri orang lain, pastilah ada dan banyak perbedaan yang ada diantara keduanya,... dan oleh karenanya, salah satu pakem dalam mencari pasangan yang paling tepat adalah bukan pada banyak sedikitnya persamaan atau perbedaan tetapi yang paling banyak dan tinggi compatibility-nya, yang paling bisa membawa kenyamanan dan ketentraman diantara keduanya, bukan hanya kesenangan. Rekonsiliasi pernikahan terjadi setelah adanya proses perkenalan dalam pernikahan. Proses rekonsiliasi dilakukan setelah masing-masing pihak saling mengenal satu sama lain, tentu saja proses perkenalan dan rekonsiliasi tidak bersifar rigid atau kaku, tetepi continue, artinya keduanya bisa terus dan sama sama berlangsung tetapi dalam hal-hal yang berbeda, misal.., kita mengenal bahwa salah satu pihak kita suka kentut sesukanya.., haha,.. terus terjadilah proses rekonsiliasi.. disaat bersamaan kita menemukan (mengenal ) pihak yang lain gak suka mandi alias jarang mandi,.. dan seterusnya.., proses perkenalan dan rekonsiliasi terjadi bisa bersemaan tapi dalam hal yang berbeda. Rekonsiliasi dalam pernikahan itu tentang menerima apa adanya fakta tengang perbedaan-perbedaan, yang kemudian ditindaklanjuti, apakah bisa di terima atau tidak, jika di terima seperti apa dan jika tidak harus seperti apa, diperbaiki ? di hilangkan ? di rubah ? di selaraskan ?.

Menikah ini tentang konsolidasi, tentang kesepakatan-kesepakatan. Setalah proses perkenalan dan rekonsiliasi, dalam pernikahan ada yang namanya proses konsolidasi. Yaitu membuat kesepakatan-kesepakatan mengenai berbagai macam hal, baik yang pokok atau yang furu’ alias cabang alias printilan. Seperti Tujuan hidup bersama, Values yang jadi pegangan, Peran dan posisi atau kedudukan, Hak dan kewajiban, dan lain sebagainya. Tujuan dari prose konsolidasi adalah untuk memperteguh, memperkuat hubungan dan sekaligus menjadi Pedoman Tata Cara Bekeluarga yang Baik. Hahah.. itu istilahku sendiri seh.., terinspirasi dari istrilah GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara) saya membuat apa yang saya sebut GBHK (Garis-Garis Besar Haluan Keluarga).  Dari sini bisa dilihat bahwa dalam berkeluarga, kesepakatan-kesepakatan itu sifatnya custom, kita mimiliki pedoman secara umum, dalam Islam sudah sangat jelas, tetapi dalam praktek nya , masing-masing keluarga harus dan perlu meracik dan meramu formula keluarganya sendiri-sendiri. Sebagaimana proses perkenalan dan rekonsiliasi, proses konsolidasi juga tidak bersifat rigid, tetapi mengalir dan continue.

Pernikahan itu di bangun dan membangun, di bangun atas nama cinta dan membangun cinta , bukan Jatuh cinta, #aaiiiiih.. Kalau ini agak ngawur seh kelihatanya, hahaha.., ya,.. istilah membangun rasa, membangun cinta ini lebih suka saya gunakan selama 4-5 tahun ini daripada istilah jatuh cinta. Filosofinya, adalah membangun itu memerlukan proses, ada fondasi dan membangun itu tumbuh, keatas, membangun itu ada daya upaya. Sementara jatuh cinta itu, jatuh, kebawah, terperosok , tidak ada daya , terperdaya, dan lemah. Hahahh.. tentu saja itu tidak sepenuhnya benar, yang mau setuju monggo, yang nggak juga nggak apa-apa, wong itu Cuma istilah buatanku sendiri kok.hehe..

Jadi., kesimpulanya, APA ITU PERNIKAHAN ???
Jawabanya, Pernikahan adalah ITU.! :D



Konsep Hidup Saya Sederhana !

Konsep Hidup Saya Tidak Muluk-Muluk !  Konsep hidup saya sederhana.!

Hanya berangkat dari sebuah kalimat sederhana dan Insya Allah masih berusaha konsisten berpegang denganya, bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama”.
Sesama apa ? sesama manusia kah ? atau sesama  makhluk hidup ?, buat saya, sesama manusia ..iya, dan sesama makhluk hidup.., itu juga PASTINYA.!



Sekarang kita bedah, kata “sebaik-baik” adalah menunjukan arti yang paling baik, yang terbaik. Menjadi yang terbaik adalah suatu hal yang fitrah, sifat alami, bawaan , alias sudah setting-an dari sononya..! begitupun dengan saya, ingin menjadi yang terbaik adalah tujuan, harapan dan keinginan saya.!

Tapi kan dalam sumber lain ada juga di katakan bahwa ; sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-qur’an dan mengajarkanya.! , ada juga yang lainya , sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan lain sebagainya. Pertanyaanya,.. jadi mana yang benar, mana yang terbaik ??
Buat saya, semuanya benar dan saya meyakini kebenaranya, dalam kacamata “manfaat” semuanya tidak bertentangan, mempelajari Al-qur’an adalah mempelajari ilmu, manual tentang panduan hidup yang benar, dan pastinya banyak manfaat yang didapat dan mengajarkanya berarti membagikan manfaat yang terkandung di dalamnya.

Begitu juga sikap , perilaku yang baik seorang suami terhadap istrinya, atau seseorang terhadap kerabatnya, atau tetangganya. Setiap sikap, perilaku dan atau perbuatan yang baik dari seorang terhadap pihak yang lain pastilah mengandung nilai manfaat di dalamnya.

Lalu apa itu definisi manfaat ?? entahlah,.. tapi dalam tulisan ini seaya memiliki definisi saya sendiri, bahwa manfaat adalah “sesuatu yang dirasa”- yang menenangkan, yang melegakan, yang menghibur, yang memuaskan,dan yang mendorong munculnya rasa syukur atas sesuatu hal yang ada pada kita, kita alami, kita dapati, kita terima.. apapun itu. Nilai manfaat tidak datang hanya dari hal-hal yang sifatnya materil pastinya, bahkan senyum dan tegur sapa yang lembut, yang mampu membuat orang merasa terhibur dan tersenyum, tidak down, tidak jengkel, itu juga merupakan manfaat.

Yak .., cukup secuil itu dulu saya membedah konsep manfaat dari hidup saya.
Sekarang sudah agak terlihat jelas alurnya , kenapa saya memilih konsep itu jadi pegangan hidup saya.

-          Karena saya ingin menjadi seorang manusia yang terbaik, dan diantara yang terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama
Apakah hanya untuk sesama ? bagaimana dengan diri sendiri ??
Tentu saja untuk diri sendiri juga, mampu memberikan manfaat untuk sesama atau orang lain mestinya harus berangkat dari kemampuan menciptakan manfaat untuk diri sendiri.
Buat saya cakupan manfaat adalah mulai dari ; diri sendiri, keluarga, kerabat, umat, agama, masyarakat, bangsa dan negara , dunia dan akhirat.

Lalu kenapa tiba-tiba saya ingin menulis ini ? lagi-lagi ini adalah salah satu saluran untuk menumpahkan unek-unek ketika saya menghadapi bagian-bagian hidup yang saya merasa ada bisikan yang mengatakan, kalau kamu melakukan ini, nanti kamu rugi loh, kalau kamu melakukan ini, kesanya enak di situ gak enak di elo.!, takut rugi, takut kehilangan, takut ini takut itu..! TAKUT.!!!
Iya, tulisan ini adalah pengejawantahan dari “kebencian”ku terhadap rasa TAKUT.!

Seolah-olah aku ingin mengatakan.., Persetan dengan rasa takut! , karena memang bisikan itu mungkin datangnya dari setan.! – buat para setan yang merasa setan dan di katain setan, jangan tersinggung ya..! karena emang udah setan.., kecuali kalau bukan.! Ya gak usah tersinggung juga, kan bukan  setan dan gak merasa setan., hehehe.

Tulisa ini juga sebagai pengingat lagi bahwa memang model dan konsep jalan hidup seperti inilah yang saya pilih. If it’s a matter of choice .., this ini my choice.! Saya merasa senang, dan saya merasa tidak terbebani dalam usaha menciptakan dan menebar manfaat, Insya Allah. Saya tidak merasa rugi, tapi memang saya kesal jika secara langsung atau tidak langsung muncul bisikan itu. Saya juga justru merasa bersyukur bahwa saya diberikan kemampuan untuk memiliki niat dan juga kemampuan untuk melaksanakan niat itu menjadi nyata.

Tapi untungnya saya ini orang yang berkepala bengal, kalau saya sudah memilih sesuatu hal, biasanya agak budeg untuk mendengarkan yang lain, yang sifatnya konfront terhadap apa yang sudah saya pilih. Bukan berarti saya tidak bisa dan tidak meu mendengar loh ya,.. hanya saja, kalau mau menggunakan bahasa yang agak lebih elegan-nya bisa di katakan sebagai “ teguh pendirian” .. iya kah ???, iya laah.., Insya Allah. Jadi dalam hal ini ketika saya SUDAH memilih, memutuskan, maka.. di situlah saya BENGAL.!

Kembali lagi,
Konsep hidup saya tidak muluk-muluk, konsep hidup saya sederhana.. Menjadi manusia yang terbaik, dengan menjadi yang seorang yang mampu menciptakan dan menebar manfaat bagi diri dan sesama.

Menjadi manusia atau lebih tepatnya mempersembahkan diri sebagai manusia yang terbaik di hadapan Allah (ketika menghadap-Nya) dan juga di hadapan sesama manusia (kalau ini optional).
 HIDUP itu hanya sementara.!

Saya memandang Waktu , Tubuh dan segala apa yang ada di dalamnya termasuk otak, tangan kaki, tenaga dan sebagainya-sebagainya adalah sebagai Aset yang harus bisa di manfaatkan,.. namanya juga di “manfaatkan” berarti harus ada manfaat yang tercipta, untuk diri sendiri dan sebaiknya juga di bagikan.

Selagi saya masih bisa, selagi saya masih mampu, kenapa tidak ??, toh semuanya juga pada akhirnya akan kembali kepada saya dan hanya diri saya sendiri. Ya toh ?? 

Wednesday, June 01, 2016

Days in Melbourne #1

Assalamualaikum..,
Hallo Hollaaa.. Haloo..! 
Apa Kabar Dunia ???? 

......

Baiiiiik..! (Ada yang jawab)

#loh kok.. :D

UniMelb


Akhirnyaaa.., setelah tertunda lagi-tertunda lagi, lagi dan lagi.., aku mencoba menyempatkan menulis , lagi.,   hyeeee..., horeee...! (biar rame)
Ditemani suara-suara nyanyian yang nggak jelas, kali ini aku mau nulis, nulis tentang my days in Melbourne. 
Jaadiii..., sebenernya cerita aku mau menulis ini sudah dari sejak dulu, sejak H1 aku nyampe, tapi itu tadi, tertunda lagi, tertunda lagi, sampe pada akhirnya.. DUA BULAN KEMUDIAN.! hahahahah..
#payah. 

Mulai dari mana yaa., Yup.! 

25 Maret, setelah menunggu dalam penantian yang ga jelas dan terkatung-katung kayak pengungsi dari syiria, akhirnya muncul keputusan, visa di setujui, visa keluar, yeeeee.., #lagi, biar rame. Jadilah aku bar ber-bar ber..,mobat-mabit melakukan persiapan, beli ini-beli itu, ambil ini-ambil itu, susun ini-susun itu, dan jreng-jreng.., 27 April aku sudah siap kabur, eh mabur ke negeri tetangga, negeri kangguru, yup, Australia, alone., loh kok bisa.???

Usut punya usut, kenapa aku berengkat sendiri adalah karena orang yang tadinya mau berangkat bareng, nemenin aku ke ausie.., which is itu istriiiku.., udah berangkat duluan.., nyahahaha, alias aku di tinggal hampir selama 1 bulan lamanya, jadi lah doi bu toyib yang nunggu suaminya tak datang-datang di ausie selama 1 bulan. :D

Sabtu, 26 maret, Jam 7 Sore, aku berangkat ke bandara, di temani 2 adikku. sesampainya di bandara.. mulailah aku check in, dan berhubung aku bawa barangnya agak cukup banyak, Tas Ransel 1, koper dan tas punggung 2 plus plastik, plus raket.., alamak jaaang.., plus aku pake tampang lugu, .. iya lugu, jadilah aku bertemu dengan petugas bandara yang pasang tampang baik, ingin membantu tapi ujung-ujungnya, .., minta bayaran,..! euuuwhh.., 

Jadi pas di Kilo, di anggapnya melebihi beban, padahal mah kagak,., di bilang semuanya anggap aja 1 kilo, bayar kelebihan 1 kilo, bayar 200 atau 300 rebu ya ? dah aku mah bilang aja, aku gak ada pak,! gak ada duit.., jujur aja, emang gak ada duit, aku berangkat beneran gak bawa (pegang) duit sama sekali, hahahah, parah. 

Tapi Alhamdulillahnya,... semuanya lancar, jam 10 malam, pesawat terbang , meluncur.., aku naik garuda, direct, jadi gak pake transit. 7 jam,..., emang baek banget dah istriku ini, tapi bisa juga karena lagi keberuntunganku. 
Jam 8 pagi aku sampai di Melbourne Airport. yup, udah pagi.., dan waktu itu beda waktu antara Jakarta dan Melbourne adalah 4 jam. 

Turun dari pesawat, masuk ke imigrasi, antrian gak terlalu banyak, kata istriku biasanya banyak, panjaaaang..., tapi kebetulan pas aku pagi itu datang gak terlalu banyak, beruntung lagii,. sebelum turun penumpang kan harus ngisi apa itu namanya.., ah lupa,google aja sendiri, selembar kertas yang menyatakan, keterangan tentang apa saja yang di bawa, tinggal dimana dan bla..bla,..bla. hampir semuanya gak masalah, cuma 1, dan itu sangat penting.., Alamaat, aku mau tinggal dimana ntarnyaaa.., aaaakh..!
aku lupa menanyakan alamat, dan juga istriku lupa memberikan alamat., akhirnya aku tulis saja di hotel, ya kaleee..., dalam keteranganku aku mau tinggal lama 1 tahun kedepan tapi aku tinggal di hotel, gak make sense.., kata temen sebelahku waktu di pesawat, gapapa..
Benarlah saudara.. sesampainya aku di depan officer, di tanya tinggalnya dimana, aku jawab di hotel, gak percaya,... karena itu tadi, masa iya 1 tahun mau tinggal di hotel, akhirnya aku suruh ngisi ulang, kebelakang.. ngantri lagi, dan dia bilang, don't screwed up anymore..!.. Aiiihhh.., Ashem.!

Kenapa aku bilang ashem.! karena dalam hatiku juga aku membenarkan alasan si officer ini, tapi nyebelin karena di bandara itu aku gak bisa kontak sama bojoku, ashem kan, gimana caranya aku bisa dapet alamatnya coba,! aku coba connecting ke wifi bandara, gak connect.2.!, udah gitu officer yang di belakang sono agak galak lagi, buruan tulis, tulis saja yang kamu tau..! aiiih...

Jadilah aku merasa panik, meskipun aku tau panik gak akan menolong, orang dia aja lagi sibuk jalan-jalan kemana, aku coba jelasin ke dia, aku nih mau nulis alamat, cuma aku lupa, gak tau, aku mau kontak istriku.., tapi i can't reach her, aku perlu sambungin ke internet dulu,... tapi belum bisa,.. jadi jangan di buru-buruuu..! tetep aja, seolah-olah, kayak dia bilang, gw gak mau tau, itu DL.! ashem kan.!?

akhirnya setelah agak lama, antrian makin banyak, officer makin "galak", aku tulis aja sama kayak tadi, trus masuk ke antrian lagi, kali ini lebih panjang, dan officer mau bantu masalahku, dia jelasin ke officer yang didepanya,.. selagi aku ngantri aku masih mengusahakan untuk connect ke wifi, minta tolong sana-sini, ke orang thailand atau kamboja, sebutin kodepos, yang mana aku gak tau, akhirnya bisa connect, akhirnya bisa kontak istri, bisa dapat alamat, sampai di depan sudah terisi semuanya, dan DONE.! Alhamdulillah lancar.., yang masih jadi masalah di kepalaku adalah, namaku, Abdurrohman. bakal jadi masalah lagi gak ya.., adooooh.., tapi ternyata nggak , heheheheh..., Alhamdulillah.., 

Abis itu di tanyain bawa obat apa , aku bilang bawa : Panadol. .. udah , bisa lewat. 
Abis itu aku ambil tas, trus lewat pemeriksaan , di tanya bawa jenis makanan apa ? aku bilang : bawa coockies.., udah, bisa lewat,.. padahal mah aku bawa ikan asin juga.., tapi di situ strateginya, sebutkan jenis makanan atau obat yang tolerable dulu, kalo aku bilang bawa ikan asin.., waduh bakalan di periksa dan di obrak-abrik dulu tuh tas.., dan .. lama deh.., dan paling juga bakal di sita.., heee.., 
Yup..! itu dia cerita singkat hari pertama aku sampai di melbourne. 

Baru pembuka loh yaa..., next ada cerita lebih banyak lagi, dan semoga lebih seru., #wink




  

Monday, February 29, 2016

Mimpi Mimpi Yang Pupus

Hei...!
Tahukah kamu, salah satu kekurangan yang dimiliki dan melekat pada diri setiap orang, makhluk yang bernama Manusia, adalah pada kata "Keterbatasan", adalah pada kalimat " Sejatinya manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, ... sementara Hasil, Dia dan hanya Dia yang menentukan.



Tahukah kamu apa itu mimpi-mimpi yang pupus ?
yaitu mimpi-mimpi yang tidak sempat wujud, menjadi nyata karena sifat keterbatasan yang melekat pada diri masing-masing dari kita. Namanya juga keterbatasan, sifat dasar bawaanya ya membatasi, dalam hal apa dan sejauh apa ? kembali lagi, katentuan kata batas, dalam hal apa dan sejauh apa adalah hak prerogatif dari Nya, Dzat yang menciptakan keterbatasan itu sendiri, yang Dia lekatkan pada masing-masing dari kita. 

Salah satu bentuk keterbatasan yang melekat pada diri kita adalah : Umur atau Usia, Setiap orang berbeda pastinya, ada yang memiliki umur panjang ada pula yang pendek, tapi entah itu panjang entah itu pendek, pada hakikatnya keduanya sama, ada batasnya, terbatas.!, keterbatasan yang adanya tidak pernah mampu untuk di tolak oleh setiap kita, manusia, siapapun dia, bahkan lebih luas dari itu, bukan hanya manusia sebenarnya, tapi semua makhluk yang berjiwa. 

Mimpi-mimpi yang pupus adalah harapan-harapan yang tak bisa wujud karena "DIPAKSA.!" harus diberhentikan baik oleh pihak yang berharap, pihak yang diharapkan atau karena sang waktu yang dimiliki oleh si pengharap atau yang diharap terbatas, habis terlebih dahulu sebelum mimpi itu menjadi nyata.

Satu diantara banyak mimpi indah yang ingin aku wujudkan adalah bisa hidup bahagia (apapun definisinya), hidup mapan bersama keluarga, mama, bapak, adik-adik..., aku berjuang untuknya, dan aku berkorban untuk bisa mewujudkanya. Tapi..., sampai pada titik tertentu, aku harus menyerah, dipaksa menyerah lebih tepatnya, karena dia..., mama,.. seorang yang aku cintai, seorang yang keberadaanya amat sangat berarti buatku, yang baru aku rasakan rasa betapa amat berartinya saat dia sudah tidak ada. dia pergi, harus pergi karena waktunya habis... sebelum mimpi-mimpiku wujud menjadi nyata.

Kau tahu...?
Tangisan, Jeritan,. bahkan doa, tak ada satupun diantaranya yang mampu mengembalikan keadaan seperti yang diharapkan, yang aku harapkan lebih tepatnya. Yang bisa dilakukan adalah hanya meneruskan apa-apa yang bisa di teruskan, meneruskan hidup, meneruskan mewujudkan mimpi-mimpi lain yang belum pupus, atau membuat mimpi-mimpi baru untuk diwujudkan. Terasa pincang memang, ketika kita dihadapkan dengan mimpi yang pupus membuat hidup terasa sudah tak lengkap lagi, incomplete,. berasa tak ada gunanya lagi,..useless, hopeless.! tapi itulah hidup, itulah takdir, kadang dia datang dan tampak kejam, meski bukan seperti itu sebenarnya, tapi karena dia tegas.!

Mimpi-mimpi yang pupus ada saat dimana kita berharap bisa berjodoh dengan seseorang, seseorang yang kita pikir tepat, tapi kemudian takdir datang dan berkata lain. Begitulah takdir.! kadang dia menampar dengan keras, memaksa kita untu tunduk..! bertekuk lutut.., mengakui dan berkata "itu bukan takdirku.!"

Mimpi-mimpi yang pupus,.. yang tatkala dia datang seringkali di awali, di iringi dengan rasa sedih, sesak bahkan tangisan, umpatan..dan pertanyaan retorika : WHYYYY...???, WHY ME ???? WHY NOW ???, tapi sekali lagi, itu adalah bahasa takdir, dia memberitahu dengan caranya sendiri, tak ada kompromi, tak ada toleransi. 

Maka..., ketika kita berhadapan dengan bahasa takdir, yang memupuskan mimpi-mimpi, hal yang bisa kita lakukan untuk tetap bisa menguatkan diri, untuk tetap bisa Kuat, Kokoh, Berdiri, Tegar adalah dengan mengembalikan lagi pada makna, hakikat dan tujuan hidup, pada kenyataan yang harus bisa kita terima, bahwasanya kita, manusia memiliki sifat yang melekat yang bernama : "Keterbatasan" 

Tik Tok - Tik Tok

Time


Apa itu waktu ?

Can you define in short what Time is ?

Time is Life ,  Time = Life

Waktu adalah Ukuran, Ukuran hidup

Waktu adalah Aset ( it supposed to be), Aset yang paling berharga dalam hidup

Waktu adalah Detak Jantung, Tarikan dan Hembusan Nafas, Denyut Nadi, Aliran Darah, dan segala Aktifitas yang tak berhenti. 

Waktu adalah Kontrak, Perjanjian, suatu periode yang perlu di isi dengan menepati janji yang telah di sepakati

Waktu adalah Ilusi yang mampu membuat orang terlena, lupa dan tak sadarkan diri

Time is Limit and Limited, a very limited resources.! that's why, DO something good.! with The Best Effort you can do.! Because Time is Limited

Waktu adalah aku.., kamu..., kita.


Saturday, February 20, 2016

Selamat Ulang Tahun, Kamuh.. iya Kamuh..! Istriku, Sayangku, Cintaku, Manisku,.. mmmuah..

Maaf ya sayaaaang, istriku, Britany,.. aku gak bisa romantis, aku juga gak bisa menulis sajak yang puitis, hanya sebuah ungkapan sederhana dan juga doa yang tulus dari hati, yg paling daleeeem..Pake Bangetzz : "Selamat Ulang Tahun Sayangku..,! Selamat atas bertambahnya usia, usia yang dalam 3 bulan kedepan beririsan denganku, ke 29,.. Semoga Allah swt, senantiasa memberikan rahmatnya kepadamu dan berkah atas sisa - jatah umurmu...aamiin.

Semoga kamu selalu di berikan yang terbaik menurut Allah, Jalan hidup yang terbaik,.. pilihan-pilihan hidup yang terbaik, Ilmu yang terbaik, nikmat sehat yang terbaik, rezeki yang terbaik, keluarga, saudara, teman-teman yang terbaik, usaha2 yang terbaik dan hasil yang terbaik.

Sementara spesial dari aku, suami mu, jangan khawatir ya sayang, aku akan berusaha menjadi seorang suami yang terbaik buat kamu.. kemarin, hari ini, esok dan seterusnya, Insya Allah,.. ingatkan aku terus ya.., jangan bosan.!

Kau tahu ?, ketika kau bilang, kamu adalah hadiah terindah buatku di ulang tahunku sekarang,..  seketika aku merasa tersanjung sayang, dan terharu,.. berasa gimanaaa gitu, tapi aku merasa bahwa sebenarnya kalimat itu lebih tepat keluar dari aku,.. bahwasanya kamu, britany, istriku adalah hadiah terindah yang Allah hadirkan di akhir tahun kemarin dan awal tahun ini untukku.

Hadirmu sayang, adalah pelengkap segala rasa kekosonganku..
Layaknya obat penghilang segala rasa kegundahanku..
Hadirmu mampu memantapkan jawaban hatiku atas pertanyaan siapakah sebenarnya pasangan hidupku
Hadirmu membuatku merasa lengkap,.
Hadirmu mampu menjinakkan sikap liar dan nakalku
Bersamamu aku merasa tenang, damai, sejuk, tak ada kegundahan, tak ada kegalauan
Jauhmu membuatku kembali merasakan penyakit malarindu,.. seperti saat ini., sekarang ini. 
Kamu adalah penutup segala petualanganku akan perempuan..
Kamu adalah jawaban atas doa-doaku dan doa orang2 yang sayang atau mungkin pernah sayang kepadaku
Kamu adalah sandaran terakhir tempat hatiku berlabuh #agaksedikitkuranglebihlebay

Sayangku,.. aku tak sempurna, aku dan kamu sama-sama tahu itu,.. terimakasih kamu bersedia menerima ketidaksempurnaanku.

Aku bersyukur bahwa kamu adalah jodohku
Aku bersyukur menemukan jodohku yang memiliki hati yang mutual denganku,..tak bertepuk sebalah tangan ataupun kaki, aku menyayangimu dan kau pun menyayangiku. Kita Memiliki visi hidup yang sama, memiliki karakter yg sebagian besarnya sama, memiliki cara pandang yang sama, simple, sederhana, tidak rumit, tidak complicated. Kita bisa cepat klik, Well,.. maybe bcz we r connected..! Dari sononya..

Selamat ulang tahun sayangku, istriku...
Semoga kamu mampu dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi,.. sebagai seorang istri, pendamping hidup, sebagai partner, sebagai sahabat, dan sebagai ibu, nenek anak cucu kita kelak, Insya Allah.

Sayang, you know what ? I miss u.. so much.. #hiks
Baik2 di sana ya sayang,.. Insya Allah aku segera menyusul, soon.

Love you,..
Suamimu.. abdurrohman. :)


Monday, January 25, 2016

Pancasila

Pancasila

Pancasila adalah Dasar atau Landasan Negara Indonesia
Pancasila terdiri dari dua suku kata  yang berasal dari bahasa jawa (sansekerta), yaitu :
- Panca : Lima (Five)
- Sila     : Landasan (Principles)

Lima butir landasan itu adalah :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Rincian Penjelasan Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
(1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(4) Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(5) Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
(6) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
(7) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
(1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
(3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
(4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
(5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
(6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
(8) Berani membela kebenaran dan keadilan.
(9) Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
(10) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
3. Persatuan Indonesia
(1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
(3) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(4) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
(5) Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
(6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
(7) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
(1) Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
(2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
(3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
(4) Menghormati hak orang lain.
(5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
(6) Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
(7) Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
(8) Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
(9) Suka bekerja keras.
(10) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
(11) Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Mimpi yang aneh

Tiba-tiba aku berada di sekolah itu, SMA 1 Cirebon, suasana dan bangunan gedung kelas yang telah berubah mesipun tidak semuanya. Aku beranjak ke masjid di SMA itu untuk sholat, yang aku tahu..., masjid itu sudah berubah, bangunanya sudah berlantai 2 dan cukup megahm berbeda dengan saat terakhir aku meninggalkan, aku naik ke lantai 2, bertemu seseorang yang aku bahkan tak tau namanya, entah siapa. cukup arogan orangnya. Aku berniat wudhu dan sholat di lantai 2, tapi yang aku temui adalah bahwa lantai dua ini belum selesai, masih kotor, layaknya lantai bangunan yang belum selesai, dan baru di cor, atau lebih tepatnya tidak terurus, tak ada keindahan didalamnya. Dan aku berpikir dalam mimpi itu, kok lantai 2 masjid masih seperti ini, mungkin yang lantai 1 masih lebih bagus.

Tak sempat aku sholat di masjid itu tiba-tiba aku seperti sedang melakukan perjalanan dan sampailah aku pada sebuah masjid yang di tengahnya ada bangunan berbentuk kotak, Ka’bah namanya, aku berdiri tepat di depanya, tapi suasana masjid dan ka’bah yang ada dalam mimpiku ini berbeda dengan suasana yang ada pada dunia saat ini, lebih gelap.. seperti berada dalam kubah masjid, tidak terbuka. Niat hati ingin sholat.. tapi rupa-rupa nya aku lupa sedang membawa-bawa koper dan akhirnya di urungkan lagi seolah berpikir kenapa tadi tidak di taruh di hotel ?,entah sejak kapan aku tinggal di hotel.. akhirnya pergilah aku ke hotel untukmenaruh koper sementara aku lihat suasana masjid semakin ramai dan sempit tak ada ruang.

Alih-alih sampai ke hotel, aku malah sampai ke sekolah lagi dan bertanya kepada seseorang pada kemana orang-orang, teman-teman semuanya ? dia bilang lagi pada ke madinah, ada pengajian. Lah sih..., kok rasa-rasanya familiar sekali. Aku berpikir kayaknya tadi aku dari mekkah, wah.. kenapa gak sekalian ke madinah saja, kan mekah ke madinah deket.

Pergilah aku keluar dan tiba-tiba aku bertemu topan, kita berbincang dan dia mengantarkan aku untuk menaruh koper di rumahnya yang mana dan bilamana arahnya adalah di jalan dari karanganyar ke utara, tapi tidak sampai karena ada sesuatu hal dan kita berpisah

Aku menghampiri teman-temanku, ada beberapa yang sedang duduk-duduk., hanya yang aku ngeh adalah ada si ipul, dia masih kurus, dan disebelahku ada bambang, aku bertanya kepada dia tapi aku lupa apa, kembalilah aku ke kelas dan tiba-tiba saja aku sudah berada di rumah, suasana rumah gelap dan berangin sepi, seperti berada di lingkungan kuburan dengan hembusan angin yang menerpa dedauanan dalam kesepian.

Singkatnya, ada banyak kejadian dan suasana yang ada dalam mimpiku itu tidak ada yang menggambarkan kebahagiaan, keceriaan. Suasananya lebih banyak SINGID.!, dan tetiba aku terbangun, aku lihat waktu menunjukkan pukul 3.04. aku bangun dengan keringat bercucuran di dahi dan baju, sangat tidak nyaman. Aku bangun wudhu dan sholat,.. melanjutkan niat sholat yang belum sempat tertunaikan dalam mimpi.

Apa himahnya ? entahlah.., mungkin sholat.!

Mimpi yang aneh.