Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Dendam Positif

Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita. Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita. Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya. Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat “Dendam Positif.”.
Dari buku karya Isa Alamsyah dan Asma Nadia
Apa itu dendam positif ?? hmmm..., menarik untuk di renungkan, setiap orang tentu memiliki cara sendiri untuk mengartikan satu kalimat ini, kalimat yang beris dua kata yang saling kontradiktif : “Dendam” yang secara umum merepresentasikan makna negatif dan “Positif” yang merepresentasikan makna Positif itu sendiri. Lalu jadi apa maknanya dari penggabungan dua kata yang kontradiktif tersebut ?
Saya sendiri mengartikanya sebagai Sebuah Energi yang muncul atau bangkit dari sesuatu hal , keadaan disekitar kita yang secara langsung atu tidak langsung menimpa kita dan tidak kita sukai adanya kemudian menjadi dorongan kekita untuk melakukan, mengejawantahkan suatu tindakan positif…

Prinsip#1 Selesaikan apa yang sudah di Mulai Part#2

Selesaikan apa yang sudah di mulai.!
Kali ini aku pengen nulis tentang prinsip hidup yang sebelumnya pernah aku bahas dalam tulisan terdahulu, di bulan oktober kalo nggak salah, buat yang mau baca monggo silahkan di cek di sini : Prinsip Hidup #1
Yup.. ini adalah salah satu prinsip hidup yang aku pegang, prinsip hidup yang sederhana tetapi dalam prakteknya seringkali nggak mudah. Nggak mudah karena ada konsekuensi antara kata mulai (Start) dan selesai (finish), konsekuensi  berupa ma komitment untuk menjalani prosesnya, terus berusaha apapun hasilnya.
Dalam hal apakah prinsip ini berlaku, dalam segala hal, dalam segala segi aktifitas kehidupan, dalam segala perjanjian-perjanjian, komitmen-komitmen yang di buat, baik antara diri dengan orang lain, diri dengan Sang Khaliq, maupun antara diri dengan diri sendiri. Berpegang pada prinsip ini akan mampu membuat kita Dignity, Tanggung jawab dan semangat untuk terus berusaha, tidak menyerah sampai apa yang kita usahakan rampung, selesai.
Bu…

Sebuah Karangan “Memory of Songs”

Aku tidak pernah membayangkan bahwa setelah sekian lama akhirnya aku harus duduk disini, disebuah ruang kecil berukuran 2 x 4 meter dengan lantai dan dinding seadanya, disudut kebun, dipinggiran kota megapolitan ini, jakarta. Tentu ini bukan akhir, tapi untuk saat ini, ya, inilah adanya. Buat aku sendiri, ruangan ini adalah ruangan kebebasan, “Freedom Room”, ruangan yang aku bangun dan aku tinggali, ruangan tempat aku menuliskan dan mewujudkan mimipi-mimpi, ruangan aku bebas mengekspresikan emosi, bercerita dan bernyanyi bahkan mengaji, ruangan aku bebas mengerjakan apa yang aku mau dan beristirahat, bermalasan sebanyak yang aku mau, ruangan aku terbebas dari hiruk pikuk kejamnya perlakuan kota jakarta. Aku menulis dan mendengarkan lagu, dan aku teringat bahwa lagu seringkali menjadi medium penyimpan rasa, penyimpan kenangan, memory tentang sesuatu, seseorang dalam ruang dan waktu, tidak literally bahwa lagu atau musik itu sebagai tools penyimpan sebenarnya, melainkan lebih kepada ca…

Sebuah Karangan : Yang Sering Tertinggal

Rasanya absurd bahwa tiba-tiba aku ingin menulis sebuah cerita, sebuah karangan, karena kenyataan bahwa aku tidak memiliki bakat mengarang, aku tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa , ilmu budaya dan sejenisnya yang sedikit kurang atau lebihnya akan dapat mendukung proses pembuatan sebuah karangan yang baik dan benar, aku tidak memiliki motivasi dan tujuan yang spesifik, alasan mengapa aku perlu membuat sebuah karangan dan aku tidak memiliki gambaran tema apa yang akan aku angkat untuk dijadikan karangan. 
Terkait dengan tema, aku tidak mengatakan bahwa aku kekurangan ide atau katakanlah tidak ada tema yang bisa aku angkat untuk membuat cerita tetapi justru sebaliknya, terlalu banyak tema dan bahan cerita yang bisa diangkat sehingga rasanya cukup sulit buat orang yang tidak berpengalaman menulis seperti aku untuk memilah dan memilih tema yang tepat dan bahan cerita yang tepat serta menuangkanya dalam kata-kata yang tepat. Tapi ,.. ah sudahlah, aku pikir semuanya itu hanyala…

Terima Kasih. Thank you Allah

Hari ini untuk kesekian kalinya aku memiliki rasa yang entah apa namanya, uneasy feeling, perasaan yang tak terdefinisi. Perasaan campur aduk yang pada dasarnya membuatku merasa tidak tenang, tidak nyaman, uncomfortable. Terlalu banyak masalah yang show up dihadapanku, muncul dengan sendirinya, datang tak di undang, silih berganti dan tak mau beranjak pergi. Ada perasaan kesal karena menghadapi fakta kenyataan masih banyak sekali hal-hal yang belum bisa aku wujudkan, belum bisa aku raih. Ada perasaan kesal karena hal-hal yang tadinya aku berharap bisa berjalan mulus, smooth, tapi tiba-tiba saja semuanya berbalik, berantakkan, terpuruk menjadi kacau dan jauh dari yang diharapkan. Ada perasaan kesal yang muncul dari kekecewaanku pada keadaan, pada kenyataan yang tidak sejalan dengan keinginan sederhana sementara aku melihat orang lain, teman teman disekitarku yang hanya dengan menjalani pilihan hidupnya yang sederhana tapi justru telah jauh melampaui keadaan diriku yang sekarang ini. K…

Eughhh.., Screww You.!!

WOW..., Really.., i can’t say anything, what i cee is, you r just fooling around, you r just fool yourself, are you really fool !??? entahlah, aku sendiri merasa agak aneh kenapa aku bisa memunculkan perasaan seperti itu untuk orang itu, kamu..!. atau mungkin ini hanyalah opini ku belaka, opini yang tak memiliki dasar, bukti, latar belakang, informasi yang valid, tapi sekali lagi, somehow.. i feel it’s like : Screw you.!
I pity on you, or rather, I pity on myself !?? Now that if I recall, its a Big HOW COME!?? That I had ever fall for someone like you. Someone that...., ackh..., i dont even know how to say it... Hmmm.....,
Well, though for someone like me who have some kind of illness called ADW : A Severe, Incurable ailment that makes the patient (A) Able to (D) Do only what he (W) Wants to do, that is something that I dont Regret at all. Hanya sajaa..., ackh sekali lagi, nggak bisa menemukan kata-kata yang tepat selain : KOK Bisa Seeeh !???
I mean, in my opinion, I used to think,…

Jangan Menghina (kan) Diri Sendiri

Salah-satu favorit orang-orang membela diri itu adalah: saya sebenarnya juga tidak mau seperti ini, tapi mau apa lagi?

Tanyakan ke (maaf) pekerja seks komersil, kenapa mereka melakukannya? Maka jawaban khasnya adalah, aku sebenarnya juga tidak mau seperti ini, tapi mau apa lagi? Demi anak-anak. Biar bisa makan.

Tanyakan ke para pemabuk, bang, kenapa abang mabuk2an? Maka jawaban mereka, oi, dek, aku ini sebenarnya nggak mau mabuk, tapi mau apa lagi? Pusing kepalaku, dengan mabuk aku merasa bahagia.

Tanyakan ke para pengobat, narkotika? Maka jawabannya, aku tidak mau seperti ini, aku mau sembuh, tapi mau apa lagi?

Tanyakan ke homo, lesbian, banci, kenapa mereka punya preferensi seks yang berbeda? Maka jawaban mereka, kami juga tidak mau seperti ini, kalau bisa kamu mau normal. Ini bukan mau kami.

Tanyakan ke orang2 di sekitar kita. Favorit sekali pembelaan diri seperti ini.

Tanyakan ke perambah hutan, perusak hutan? Kami mau disuruh kerja apa? Berikan dulu kami kesejahteraan baru berhe…

Kemana hidup (nasib) akan membawaku ?

Itu adalah pertanyaan sederhana yang dalam beberapa hari ini sering muncul seperti “pop up” dikepalaku.  Entahlah.., pertanyaan itu muncul dan muncul lagi, tapi aku belum sekalipun menyempatkan waktu untuk menjawabnya secara serius. Kenapa pertanyaan itu muncul ? mungkin karena sebab aku sedang berada dalam masa sulitkah ? gelisahkah ? galaukah? atau..jenuhkah ?, sekali lagi, entahlaah.....
Jika aku coba pikirkan, mungkin jawaban yang lebih mendekati adalah, karena masa jenuh, jenuh karena ada hal-hal yang ingin kita capai, tujuan-tujuan yang ingin kita wujudkan, tapi.., dalam prosesnya tidak semudah seperti yang kita pikirkan atau kita harapkan , *kitaaa!??, loe aja kalii...! :D 
Dan semakin lama, bahkan tujuan itu bukanya semakin jelah terlihat tapi malah semakin kabur dan tak jelas, bahkan jalan yang kita lewati terasa justru semakin menjauh dari arah tujuan yang ingin kita datangi, sehingga muncul pertanyaan2 lainya yang memiliki tendensi meragukan, apakah jalan yang sedang aku j…

Pentingnya Soft Skill

Fakta : Lulusan yang dicetak ternyata kurang tangguh, tidak jujur, cepat bosan, tidak bisa bekerja teamwork, sampai minim kemampuan berkomunikasi lisan dan menulis laporan dengan baik.
Dalam dunia kerja, komentar tentang kualitas para sarjana semacam,
"pintar sih, tapi kok tidak bisa bekerja sama dengan orang lain" atau
"jago bikin perancangan, tapi sayangnya tidak bisa meyakinkan ide hebat itu pada orang lain", atau
"baru teken kontrak 1 tahun tapi sudah mundur, kurang tahan banting, nih,”, bukannya tidak jarang telontar.

National Association of College and Employee (NACE), USA (2002), kepada 457 pemimpin, tentang 20 kualitas penting seorang juara. Hasilnya berturut-turut adalah kemampuan komunikasi, kejujuran/integritas, kemampuan bekerja sama, kemampuan interpersonal, beretika, motivasi/inisiatif, kemampuan beradaptasi, daya analitik, kemampuan komputer, kemampuan berorganisasi, berorientasi pada detail, kepemimpinan, kepercayaan diri, ramah, sopan, bijaksana,…

SKA : Skill-Knowledge-Attitude

Once upon a time, when I was still in High school, I had ever think that to be success I  need to develope what I called SKA , which is : -Skill (interpersonal, communication, analytical) -Knowledge , and -Attitude
Well..., this time, I want to write something about one of those three things, that is about Interpesonal skill : Basically, Interpersonal skills could be divided into three areas  -Communication skills,  -Social skills and  -Emotional intelligence. Communication skills include literacy and verbal skills and listening skills such as "active listening". Active listening is where you repeat back some of what someone has said to show you have understood correctly.
Social skills include good eye contact, body language – for instance avoiding tightly crossed arms - and your ability to build rapport with other people. It also involves how well you interact with other people particularly your ability to understand "cultural" differences and act accordingly. &q…

Smile - The Story of Happiness

This story is about a beautiful, expensively dressed lady who complained to her psychiatrist that she felt that her whole life was empty, it had no meaning. So, the lady went to visit a counselor to seek out happiness. The counselor called over the old lady who cleaned the office floors. The counselor then said to the rich lady “I’m going to ask Mary here to tell u how she found happiness. All I want u to do is listen to her.” So the old lady put down her broom and sat on a chair and told her story: “Well, my husband died of malaria and three months later my only son was killed by a car. I had nobody. I had nothing left. I couldn’t sleep, I couldn’t eat, I never smiled at anyone, I even thought of taking my own life. Then one evening a little kitten followed me home from work. Somehow I felt sorry for that kitten. It was cold outside, so I decided to let the kitten in. I gave it some milk, and the kitten licked the plate clean. Then it purred and rubbed against my leg and, for the first ti…

Hedonic Treadmill

Ada satu pertanyaan menarik, Kenapa makin tinggiincomeseseorang, ternyata makin menurunkan peran uang dalam membentuk kebahagiaan? Kajian-kajian dalam ilmufinancial psychologymenemukan jawabannya, yg kemudian dikenal dengan nama:
“hedonic treadmill”. Gampangnya,hedonic treadmillini adalah seperti ini : saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan, eh semua habis juga. Kenapa begitu?
Karena ekspektasi dan gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dengan kenaikan penghasilanmu. Dengan kata lain, nafsumu membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan pendapatanmu. Itulah kenapa disebuthedonic treadmill:seperti berjalan diatastreadmill,kebahagiaanmu tidak maju-maju. Sebab nafsumu akan materi tidak akan pernah terpuaskan. Saat pendapatan 10 juta/bulan, mau naik Avanza. Saat income 50 juta/bulan pengen berubah naik Alphard. Ini mungkin salah satu contoh sempurna tentang jebakanhedonic treadmill. Hedonic treadmillmembuat ekspektasimu akan materi te…

Cukup Letakkan Gelasnya

Seorang dosen memulai kuliah dengan memegang sebuah gelas berisi air, dan bertanya, “Kira-kira berapa berat gelas ini?” sambil mengangkat gelas tersebut pada posisi agak tinggi hingga seluruh mahasiswa dalam ruangan bisa melihatnya. “50 gram..100 gram..150 gram..entahlah,” jawab seorang mahasiswa. “Kita takkan tahu jika tak menimbang nya,” jawab sang dosen diiringi tawa kecil para mahasiswa. “Pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi kalau saya mengangkat gelas ini selama 3 menit?” lanjutnya. “Tidak akan terjadi apa-apa,” kali ini jawaban seorang mahasiswa terdengar sangat meyakinkan. Dosen tersebut masih melanjutkan, “Kalau saya mengangkatnya selama sejam?” “Wah..tangan anda akan keram, Prof,” jawab si mahasiswa. “Bagaimana kalau aku mengangkatnya seharian?” tanya sang dosen belum puas. “Entahlah, mungkin tangan anda akan mati rasa, beberapa otot akan terluka mungkin juga lumpuh. Dan yang jelas anda harus dibawa kerumah sakit,” seisi ruangan tertawa. “Betul sekali, lantas apakah berat gelas …

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Cerita Smansa, Aku dan Ekskul Pramuka

Entah darimana aku mendapatkan foto ini, aku agak lupa, tapi kalo nggak salah ada salah satu teman facebook yang share nih foto, atu aku sendiri yang waktu itu kebetulan surfing foto2 punya temen dan kebetulan menemukan foto ini, daan..., eh, ada aku didalamnya, hehehe.., yang jelas, sejak aku menemukan tuh foto, langsung deh aku save dan baru kali ini menyempatkan untuk membuat tulisan yang berkaitan dengan nih foto.
Saya lupa kapan foto ini diambil, tapi yang paling memungkinkan sih, kalau di ingat yaitu pada waktu ada rencana mau dibuat Buku kenangan menjelang kelulusan. Yup.., itu adalah moment dimana hampir setiap anggota ekskul diambil fotonya. Naahh.., berarti, karena mengingat seperti itu kejadianya, jadi teringat bahwa dibuku kenangan itu jug aku ada di foto ekskul lain yitu DKM, well.. next time mungkin bisa aku ceritain.
Pramuka.., apa itu pramuka, sekali lagi, kalo nggak salah neh ya.., Pramuka itu singkatan dari Praja Muda ........, Merana  !???, ahahahaha.., nggak lah y…

Cerita di Kebun, Kulit Ular Orochimaru

Hallooo....., Hahahhahaa.., aku kok nulis judul tulisan ini berasa aneh, entah kenapa pas aku mau ngasih judul nih tulisan yang intinya tentang kulit ular eh, yang pertama POP di kepala adalah anam Orochimaru. Buat kalian yang pernah baca manga jepang, Naruto.. pastinya tau kan yah.. siapa si orochimaru ini, dia adalah salah satu tokoh ninja yang menjadi salah satu legenda di desa Konoha. Jutsu-jutsu yang dia kembangkan sebagian besar adalah berhubungan dengan dunia Per-Ular-an, alias World Snack.. eh Snake maksudnya.. :D
Okeeh.., thats aside.., yang jelas sebenarnya dalam tulisan ini aku lagi nggak niat mau membahas si orochimaru, tapi tentang penemuan mengejutkan dari salah seorang karyawanku di kebun ketika dia sedang bersih-bersih didalam kumbung jamur, eh., lagi asik-asiknya bebersih, tetiba dia menemukan kuliat ular yangmasih utuh, selidik-temu selidik atau lebih tepatnya terke temu terka sepertinya kulit ularyang ditemukan itu adalh kuliat ular dari si ular yang baru saja berg…

Cerita Berkebun, Tomat Cherry di Kebun Kecilku

Assalamu’alaikum..., ehm ehm... Ada cerita apa hari ini brooo..., ? hmmm, cerita apa ya.., okeh.., sebenarnya ceritanya bukan cerita baru, tapi bukan cerita yang udah lama juga seeh.., alias bukan cerita yang usang. Jadi,.. sejak dari beberapa bulan lalu aku sebenarnya udah mulai mengejawantahkan (aduhhh.., bahasanya tuh yak.. :D ) salah satu hobby, minat dan hobby ku di bidang pertanian, yup.., kamu pasti sudah bisa menerka tentang apakah itu...!???, yaitu tentang hobby menanam alias berkebun.
Cerita berkebun kali ini berawal dari sejak beberapa bulan lalu, pas waktu aku belanja di Toko Pertanian di Parung, Bogor, aku sekaligus menyempatkan untuk membeli beberapa jenis benih yang tadinya, niatnya mau aku tanam di kebun sebagai bahan uji coba alias research sekaligus bahan pelampiasan itu tadi, hobby. Naah.. salah satu bibit yang aku beli waktu itu adalah bibit Tomat, kamu tahu kan apa itu tomat.., tomat adalah sejenis makhluk hidup yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan dian…

Pengertian Ribath

Masih teringat tema khutbah Jum'at minggu kemarin, yaitu tentang Ribath. Jujur saja.., mungkin sebenarnya aku pernah denger hanya saja mungkin sudah lupa, tapi pas kemarin ndenger, rasa-rasanya kok ini seperti hal yang baru buat aku, kok gak ada dalam perbendaharaan kata dan pengetahuanku, bahkan ketika khatib mengucapkan kata itu aku dengan samar-samar dengernya Riba..,, tapi isi kepalaku mencerna dan menolak, masa Riba seh.., dan semakin aku dengar-aku dengar semakin jelas, yaitu Ribath.

Singkat cerita, hanya ada beberapa hal point-point  ynag bisa aku tangkap dari tema ini, makanya selagi masih ingat akhirnya aku cari tulisan tentang tema ini dan dapatlah tulisan yang di tulis oleh Ustadz M. Aminullah, disini aku sodorkan ulang alias aku comot kontentanya, bukan apa-apa, sebagai bahan pembelajaran bagi yang belum tahu, belum mafhum dan pengingat bagi yang lupa. semoga bermanfaat, aamiin.. 


“Maukah kutunjukkan kepadamu apa yang dapat menghapus dosa dan meningkatkan derajat?” Par…

Abdurrohman Nomics 2020

"Nilai Kekayaan abdurrohman 2020, Kamis, 31 Desember pukul 23.59’59” senilai Rp. 1 T (Satu Triliun) Rp. 1.000.000.000.000"
Bismillahirrohmanirrohiim....
Yup.., itulah satu kalimat yang aku sematkan sebagai visi 2020 yang berkaitan dengan financial planning. Spesifik tanggal waktu dan nilainya, terukur atau tidaknya Wallahua’lam, bisa tercapai atau tidaknya,. Sekali lagi Wallahu ‘alam.., we will see.., I hope I can Achieve, aamiin.
Terlalu tinggi !??..mmm.., mungkin, tapi apapun bisa terjadi, tapi bisa juga terlalu rendah. Mimpi ..!?? mmm.., bisa jadi, tapi sekali lagi, wong mimpi itu bebas, dan kalau yang bebas aja harus dibatasi, gimana yang notabene “nggak bebas”. Ada keterbatasan, iyaaa.. pastinya,  ada kejadian yang luar biasa, by design irasional.., unthinkable, tak terpikirkan, tak terkirakan, aneh.. itu juga tidak bisa diingkari. Yang pokok adalah,.. saya punya visi pencapain sampai dititik itu, dan saya tidak mau membatasi berbagai kemungkinanya, yang perlu saya laku…

ADW Able to DO only what i WANT to do

Ada satu penyakit..,syndrome yang aku miliki dan baru aku sadari bahwa penyakit ini eksist setelah aku baca sebuah manga yang aku lupa judulnya, kalau nggak salah Denpa Kyoushi judulnya, nama penyakit itu adalah ADW : (A) Able to (D) Do Only what i (W) Want to do, ahahahahah.., alias penyakit seenak wudele dhewe’.., itu bahasa jowo nya., atau Penyakit maunya sekarepe dewe.! #dung-dung-dung.... :D
Sejak kapan aku mengidap penyakit itu ??, entahlah...yang jelas sejak dulu kala sampai aku mengenal nama penyakit itu.  Tapi kalau mau jujur, ada enak ada nggaknya loh punya penyakit ADW itu, enaknya, notabene penyekit ini mewakili apa yang namanya kebebasan, kebebasan hidup, kebebasan memilih dan kebebasan menjalani hidup. Nggak enaknya adalah ketika kita memilih bebas tapi tidak mampu atau tidak bisa bertanggung jawab. Maksudanya !???, iyaa..., pada dasarnya kebebasan itu adalah hak dasar, hak asasi. Dalam hal apapun sejak manusia di ciptakan ada satu hal yang melekat pada dirinya yaitu ke…