Sunday, January 05, 2014

Terintimidasi Galau #1



Galau,...weeww..., kata ini mungkin sebenarnya sudah dikenal dari kapan taun, atau bahkan mungkin lebih lama dari itu, tapi yang aku tau baru ngetren beberapa taun ini aja, belakangan ini aja, kata yang sedangf banyak digunakan untuk mengungkapkan kegundahan, unek2, dan perilaku diluar kenormalan akibat hati yang kacau..,

penyebabnya ? tentu saja bermacam-macam, tapi karena kebanyakan user dari kata ini adalah anak-anak muda, ABG alay-lebay,  masalahnya tidak lebih dan tidak jauh-jau dari hal : pasangan alias pacar alias gebetan, fall in love, broken heart, keluarga, sekolah, guru, pelajaran. ya ngga jauh-jauh dari itu.
galau itu,.. sebenarnya penyakit, penyakit "ketidaktenangan, ketidaktentraman hati" galau itu menunjukkan hati yang berkecamuk, tidak ada kedamaian, pemicunya tentu saja adalah nafsu, kurangnya ilmu dan pemahaman, kurangnya kedekatan dengan sang Rabb alias kurangnya ibadah, kurangnya dzikir, karena sudah sangat jelas bagi orang-orang yang beriman, obat hati yang paling mujarab adalah dengan ber-dzikir, mengingat Rabb-nya, merenungi makna dan tujuan hidupnya, maka disana akan kita temukan ketentraman, obat hati, obat galau..

Perihal galau ini, sebenarnya bisa menjangkit siapa saja, remaja muda, dewasa, ataupun tua, penyebabnya tentu saja bervariasi, kalau ABG seperti yang udah dijelaskan tadi, kalau agak dewasa mungkin lebih kearah serius, masalah pernikahan, keluarga, anak-anak, orang tua, pekerjaan.

Teruuusss..., kenapa setelah sekian lama aku baru menulis ini, kenapa aku membahas masalah galau.. ? whhyyyyyy..??penyebabnya jelas,. karena aku GALAU.. :D, karena aku galau makanya aku menulis ini.
kenapa aku galau.., Haaahhhhh,.. banyak sebenernya masalahnya, tapi sebagian besar adalah karena aku sendiri penyebabnya, karena aku serakah, karena aku kurang cermat, karena aku malas, karena aku....dan aku.., ya, pada akhirnya karena aku lebih banyak cenderung menyalahkan diriku sendiri... jujur aja, aku ini tipe orang yang tidak suka Blamming ? , menyelahkan orang lain , menyudutkan orang lain, mencari kambing hitam, alih-alih aku berusaha bertanggungjawab atas apa yang aku lakukan, apa yang aku perbuat, apa yang aku hasilkan, apa yang aku memiliki peran atas suatu keputusan, tindakan pada akhirnya aku juga yang menyalahkan diri sendiri, membodoh-bodohkan diri sendiri, kesal pada diri sendiri.

Aku.., yang bermimpi besar, tetapi timpang dalam ilmu, pengalaman, dan kesabaran. aku yang kadang mudah goyang, tersabotase oleh keputusan-keputusan spontan yang berlandaskan ketidaksabaran, seringkali membuatku muakk.., muakk pada diriku sendiri. aku yang seringkali tidak konsisten pada hal-hal detail.arrrghhhh.., aku bahkan tidak tau harus ngomong apa lagi.

Galau ini membuatku muakk.., membuatku tempramental.., galau ini membuatku berpikir,.. aku masih belum banyak berubah.., aku masih tidak lebih baik dari aku yang dulu, aku 10 tahun yang lalu. galau ini membuat aku sadar, aku perlu merestukturisasi hidupku.. lagi. Sekarang.

depan komputer, menjelang keberangkatan ke Madiun-Ponorogo, menganatar adikmu, Anita.

Post a Comment