Skip to main content

Bisnis dan Marketing

Okee...,
Kali ini, aku lagi pengen nulis tentang atau yang berkaitan dengan Bisnis dan marketing.

Tentu saja, tema yang bisa di angkat mengenai Bisnis dan Marketing itu luas lah yaak,.. dan tulisan kali ini hanyalah salah satu tema diantaranya.

Kenapa aku nulis ini, mungkin karena lagi pengen aja.., hehehe.. lagi-lagi, atau karena Yup.., kemarin habis ngikutin acara undangan Program Kewirausahaanya BI a.k.a Bank Indonesia, di Thamrin, Jakarta.

Kita mulai saja..
Pada prinsipnya, bagi seorang pebisnis, mereka yang ingin produk-nya bisa terjual (produk disini bisa barang / jasa yak ) hal pertama setelah mereka menentukan target market / prospek adalah "How to Get Attention" dari target marketnya itu. istilah umumnya, gmn caranya dapet perhatian, Caper-Caper..!! ,

Gimana caranya agar dapet perhatian ?? yaa.., itu banyak caranya, tergantung kekreatifan si pebisnis aja dalam menawarkan nilai dari produknya dan cara menyampaikanya, tapi yg pokok dalam menuangkan ide kreatifnya itu adalah dengan melihatnya dari sudut pandang Target market, kira-kira kalo saya jadi target market, merasa tertarik ngga ?? penasaran ngga ?? untuk ngliat.., untuk dateng, meluangkan waktu, ngecek, meskipun hanya looking-looking sajaa...

Tujuanya apa seh kita Caper ?? biar produk kita terjual ?? mm...., endingnya iya, tapi ngga langsung ke situ. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan "Traffic", mendatangkan banyak pengujung, pengunjung yang tertarget. istilah ini banyak digunakan dalam dunia perdagangan baik itu yang konvensional (toko) atau yang berbasis Online (Online Marketing, Internet Marketing, Online Shop, dan sejenisnya). Kalo kita punya toko, makin banyak pengunjung, makin banyak kan peluang untuk produk kita di beli ??, ingat "Peluang", bicara peluang berarti bicara probability. Kalo kita punya web / toko online, makin banyak pengunjung/ Traffic makin tinggi, makin besar kan peluang pesanan datang ?? , ingat.. Peluang.!

Setelah kita mampu membuat Traffic yang tinggi, maka tugas kita selanjutnya adalah "How to Convert Traffic to become Customers". yaitu "MengKonversi" para pengunjung itu menjadi "Pembeli". Caranya ???, naah.., kalo kita punya toko, bisa dengan kita memiliki tim penjual/pramusaji yang cakap, ramah, menyenangkan, yang bisa membuat pengunjung itu tergiur untuk membeli.. (intinya Tim Pemikat, ) , kalo di Online Shop, mmm.., bisa berupa memberikan penawaran2 yang menarik, kemudahan2, kecepatan dan garansi .!! : Penawaran menarik ? (kembali lagi pada promo anda di atas dalam menarik perhatian),
Kemudahan ? mudah di hubungi, banyak channel, mudah pembayaran, mudah pengiriman dan cepat. Garansi ? hal utama dari sebuah garansi / jika anda ingin sebuah garansi itu kuat, maka ketika kita mencantumkan promise : barang kita bagus, berkualitas, cepat, bla.. bla..bla,.... maka di akhir kalimat itu perlu di tambahkan "Jika Tidak,..Maka... " (misal, Kembali 100%, Gratiss , Di kembalikan, Dikerjakan kembali, Di Ganti.! )

Jadi point-nya adalah : Get Attention - Traffic - Convert to Customers.

itu dulu yaak..., nanti di sambung lagi.. heee....
Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…