Skip to main content

Ceritaku (tak) Jadi Super Saiya



Oke..
Setelah beberapa hari vacuum.., (beberapa hari kepale lw..!  #jitak ) hehehe.., akhirnya aku lagi mau nulis lagi neeh.., tema tulisanya adalah cerita masa lalu..,
Addooooohhh.., lagi-lagi masa lalu.. Cepe deeh. . :D
Lhaaa teruus, mau cerita masa depan gitooh ??
Whatever, yang jelas intinya aku lagi mau nulis. Titik.!
Ceritanya adalah tentang sebuah ?? seorang ?? tokoh anime, yaitu Son Goku, yup.., son goku yang jadi tokoh utama dragon ball ituuh.., iyaaa.., yang ituuh…!

Tahukah kamu, dulu neh yaa.., tepatnya pas sejak aku masuk SMP, aku udah terobsesi neh sama fil kartun ini, dulu kita ngenalnya film kartun yak.., belum anime, baru pas kuliah aja mulai ngerti beda kartun sama anime. Saking terobsesinya, sampe2 aku tuh ya, setiap kali pulang sekolah, selalu mampir ke tempat rental komik dan majalah yang waktu itu ada dan hanya ada satu-satunya di plumbon, tepatnya, lokasinya di seberang jalan dekat pertigaan lampu merah plumbon, namanya Kenji. Sampai beberapa tahun dari sejak aku lulus, aku masih inget tempat itu masih ada, bahkan pas udah masuk kuliahpun kalo ngga salah masih ada. Ngenang banget deh pokoknya. Itu adalah tempat aku berlangganan pinjem komik, terutama dalam hal ini adalah komik dragon ball ini. Saking kalapnya, aku pinjem tuh komik dari edisi 1 sampai yang edisi terakhir, 42 kalo ngga salah. Haahahaha.., kenyang-kenyang deh..!  :D

Nah kenapa aku menulis ini, ceritanya.., hari kemarin, hari minggu aku nyalain TV, dan masuklah aku ke channelnya Indosiar. Daan… jreng-jreng.., muncullah lagu nyanyian penutup film dragon ball itu, yang mash sama persis kayak waktu dulu aku nungguin nih film tayang tiap hari minggu tapi selalu atau seringkali mengecewakan KARENA saudara-saudara, udah capek-capek nunggu 1 minggu, eh.., episodenya di ulang…, jiaaah.., udah nunggu 1 minggu, eh.., ngga tayang gara-garanya ada siaran langsung Tinju. Udah nunggu 1 minggu, eh.., yang punya TV, rumah tetangga kebetulan tutup, atau.., nyetelnya yang lain.., (berasa miskin banget dulu, maklum, ceritanya ortu lagi bangkrut dulu, after 1998).

Naah.. dalm fil ini tokoh utama yang aku sukai itu adalah Son Go ku, terutama, action-nya pas waktu jadi super saiya.., weeeehhh..!! itu adalah imajinasi terdahsyat yang bisa masuk ke dalam relung otak bawah sadarku, sampe2 aku begitu termotivasinya bahkan sampe mengkhayal-khayal bisa jadi kayak super saiya ini, kalo mau kumpulin, di koleksi, banyak deh episode khayalanya.. hahahaha..,

Motivasi positifnya adalah aku jadi suka olahraga, push up, sit up, sampe2 kalo ngga salah inget, ini adalah moment dimana perutku bisa (pernah) mengalami six pack, wkwkwkwk.., pernah loh yaaa… :D dan jadi sering ngatja.., uweeeeeeh.., otot lengan gw udah kebentuk, dada gw udah kebentuk, udah mirip deh kayak super saiya.., tapi saudara-saudara.., hal yang tidak bisa aku lakukan adalah.., samapi ke level perubahanya itu, kalo habis olahraga biasanya aku akan berusaha menggeluarkan tenaga sebesar2nya, sekuat-kuatnya sampai muka memerah, sampai leher membesar sama ukuranya dengan kepala, tapi ngga berubah juga, berharap akan ada keajaiban hahahaha. Pernah ada kejadian konyol, pas melakukan itu sekali, sampe beberapa detik, tenaga maksimal, pull.., tiba-tiba aku lepas dan yang terjadi adalah “Black Out”.., beneran belak out, akuhilang kesadaran dan badan ku terjatuh kebelakang, nah kebetulan dibelakangku itu tembok kamar, jaraknya deket, maka yang terjadi adalah keplaku yang bagian belakang membentur tembok dan aku baru tersadar beberapa detik kemudian, sudah tergeletak di lantai.. dung dung dung.. !  itu benturanya keras banget, sampe mamaku di luar aja kedengeran, dikiranya aku lagi ngapain, padahal.., musiknya juga keras di kamar. Jadilah dari sejak itu aku ada sedikit tambahan Paham, bahwa tidak boleh kita melepas begitu saja setalah mengeluarkan tenaga sebesar2nya, efeknya bisa shock. 

Kasusnya sama saja seperti ketika kita habis lari sprint atau jarak panjang, nah pas abis lari itu,..ngga boleh tuh kita langsung diam., duduk apalagi tiduran.., bisa-bisa pusing kita, mual, muntah.., karena ada shock.., maka yang benar adalah kita melakukan Cooling down, lari pelan, jalan pelan dan baru boleh diam setelah kondisi kita cool, kayak gambarnya Son goku yang di atas ituuh .. hehehee..

Saking terobsesinya.., aku sampai sering bahkan terlatih bikin gambarnya loh, bahkan di kamarku ada satu lukisan-sketsa son goku dan bejita dalam super saiya mode on, aku sendiri yang menggambar, diatas kertas kanvas gede ukuran A berapa gitu, aku temple sampai ngga tau kapan, masuk kuliah kayaknya.., fufufufu.., sekarang she udah ngga ada, entah di buang atau eku simpen , agak lupa, tapi kayaknya she disimpen.  Itu…, setiap kali aku liat gambar itu.., entah kenapa, ada spiritnya loh, spirit super saiyan, jadinya semanget aja, dan kenyataanya sampai saat ini aku masih suka tokoh yang satu ini, masih suka nonton animenya juga, tapi yang edisi2 barunya yaa, kan banyak tuh, GT, Z, dll. Sekarang she nonton Cuma di internet ajaa.., udah gampang.

Yups itulah sekilas cerita masa lalu, yang masih ada kaitanya dengan masa kini sebenarnya, tentang bagaimana aku menyukai bahkan terobsesi dengan sebuah tokoh anime, hehehe.., ada yang lucu, jadi pas aku baca nonstop manga-nya itu, aku nyetelnya lagu2 pop Malaysia yang waktu itu lagi ngeHits.., jadi agak rancu, setiap kali aku denger lagu2 malaysia (beberapa ya) itu, nuansanya itu jadi teringat seperti pada waktu aku baca manga dragon ball itu.. :D 


Rapopo lah, yang penting cool dan menyenangkan. 


Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…