Thursday, June 19, 2014

Hikmah Menolong (renungan abdur)

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

"Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah amat keras siksa-Nya." (Al-Maa`idah:2)

Hikmah Menolong

Menolong,... apa itu menolong ?

Menolong itu adalah..membantu..., (yeee.., itu mah kata lainya, gw juga tau kalee..!)
Menolong itu adalah mengorbankan sesuatu demi kepentingan orang lain, orang yang kita tolong.
Menolong itu.. indah..
Menolong itu mulia.., (jika ikhlas)
Menolong itu memberi..
Menolong itu.., menolong.. :)

Yaa..., menolong, adalah satu kata yang mewakili sebuah tindakan mulia dalam hubungan muamalah kita, hubungan kita bersosialisi dengan sesama manusia. Hakikat menolong adalah memberikan sesuatu sesuai kemampuan kita tentunya atas suatu hal kepada orang lain yang mana orang tersebut pada suatu waktu tertentu SEDANG tidak memiliki kemampuan atas apa yang sedang dihadapinya. Kenapa menggunakan penekanan kata sedang ? karena itu menunjukkan bahwa hidup itu pada dasarnya dinamis, selalu berubah, bergerak, terkadang kita memiliki sesuatu pada lain waktu kita tidak memiliki, terkadang kita mampu sesuatu pada lain waktu kita tidak mampu. Perlu dicatat, penekanannya adalah pada kata KEMAMPUAN bukan Kepemilikan. Misal, kita bisa jalan, mampu jalan, pada suatu waktu kita kesleo, atau lumpuh dll, kemampuan jalan kita hilang, pada waktu itu kita perlu pertolongan. Kita sedang belajar, mengerjakan tugas, pada waktu yang sama kita harus melakukan kegiatan ini, itu dll, kita bisa tapi tidak mampu karena harus dilakukan secara bersamaan, maka kita perlu pertolongan. Kita punya hutang, harus membayar, sementara uang kita habis atau belum mencukupi, maka kita pada waktu itu dikatakan sedang tidak mampu, kita perlu pertolongan. 

Orang-orang yang gemar menolong adalah seorang yang mulia dan dimuliakan. Menolong yang tanpa pamrih tentunya, menolong yang tanpa mengharapkan balasan dari yang ditolong atau makhluk lainya, menolong yang hanya berharap (ingat.!! tetap berharap) mendapatkan ridho-Nya, ridho Allah SWT, mengharapkan Allah ridho dan memberikan balasan yang jauuuhh lebih baik, karena Dia adalah sebaik-baik pemberi balasan. 

Demi Allah, orang2 yang selalu membantu orang lain dengan tulus, maka tidak akan pernah dibiarkan oleh Allah sendirian. Orang2 yang ihklas menolong, meringankan urusan orang lain, tidak akan pernah sendirian. Jika dia diuji dengan beban kehidupan, kesusahan--karena hidup ini penuh ujian, maka pertolongan Allah selalu dekat baginya.

Bahkan pertolongan itu datang laksana seekor harimau mengaum, dikirim bagai hujan deras, berderap laksana ribuan kuda. Kita saja tidak bisa melihatnya.

" Barangiapa yang meringankan salah satu dari kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan meringankan salah satu kesusahannya di hari kiamat. Barangsiapa yang yang memudahkan orang yang mendapat kesusahan, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsia yang menyembunyikan keaiban seorang muslim lain, makaAllah akan menyembunyikan keaibannya di dunia dan akhirat. Allah menolong seorang hamba selagi hamba itu menolong saudaranya”. (kelas hadist ini sahih, silahkan cek sendiri)


Post a Comment