Friday, June 20, 2014

Life is So Fragile, Sebuh Renungan Tentang Kehidupan by Abdur

Life is Sooo FRAGILE.!

Life is so fragile.., kamu tahu nggak, bahwasanya hidup itu sangatlah rapuh.
Tidak ada sesuatupun yang bisa di bangga-banggakan, apalagi disombongkan.

Life is So Fragile

Lihatlah proses perjalananmu, kamu diciptakan dari dua sel yang kecil, amat sangat kecil, yang disatukan. lemah,sangat lemah.. jauh lebih kecil dari kata "setetes" air mani yang biasa di dengung-dengunkan selama ini. Faktanya bukan dari setetes, tapi dari setitik, sepermliar tetes itu sendiri.

Kemudian lihatlah waktu, waktu berjalan amat sangat begitu cepat. Rasanya baru kemarin masa kanak-kanak itu, rasanya baru kemarin masa sekolah SMP, SMA dan kuliah itu, dan saat ini aku, mereka telah masuk masa dewasa. Sebagian dari mereka sudah berumah tangga, memiliki anak, bahkan lebih dari satu, menjadi itu, ayah, Tua..

Rasa-rasanya baru kemarin kita menjadi anak-anak, sekarang sudah menjadi orang tua dari anak-anak kita.., sungguh waktu, hidup begitu terasa cepat.

Bahkan terasa semakin bertambah cepat, itu yang memang dirasakan, bukan hanya aku tapi juga oleh mereka. coba saja kamu tanyakan, maka kurang lebih jawabanya akan sama. Coba saja kamu search di google atau situs-situs pencari lainya, maka akan kamu temukan banyak jawaban yang sama.

Sebagian mengatakan mungkin penyebabnya adalah karena hari kiamat sudah semakin dekat, kalau ini jawabanya, yaa.. secara logika pun masuk akal, yang jelas kiamat sudah dekat bahkan semakin dekat, karena tidak mungkin semakin jauh, hanya saja seberapa dekat ? itu pertanyaan yang tidak akan pernah mampu untuk di jawab dan tidak akan pernah kita ketahui.

Sebagian berpikir,.. ah, hanya perasaan kita saja, alasanya adalah, kenyataanya waktu yang saat ini kita ukur dengan menggunakan satuan detik, gerak jarum jam yang berputar dalam tempo standar tertentu dan sejumlah tertentu selalu sama, dari dulu tidak ada yang berubah. Lamanya rotasi perputaran bumi pada porosnya pun masih sama. Tapi jika waktu di ukur menggunakan rasa, perasaan kita, maka nilainya adalah "relatif". Sangat tergantung pada "suasana" hati kita. Misalnya.., Jika suasana hati kita senang, Enjoy,..waktu bisa berjalan terasa amat cepat, tetapi jika hati kita gundah.., contohnya seseorang yang sedang menunggu sesuatu datang, katakanlah bus, angkot, kereta, antrian, dan sebagainya yang sifatnya bikin kesal, nggak enak hati..., maka waktu akan terasa lama, bahkan luaaaamaaaaa buanget.! (bahasa lebay-nya).

Trussss,.apa hubunganya dengan judul tulisan ini bahwa : Life is so fragile ?

Hubunganya adalah bahwa hidup yang kaitanya sangat erat dengan waktu, adalah benar-benar sangat rapuh. Rapuh dalam artian bahwa "kehidupan" yang ada atau melekat pada kita itu, karena sebab tertentu tidak perlu waktu yang lama dapat secara tiba-tiba, mendadak.Hilang.! Lenyap.!, Musnah.!.., Zep.., begitu saja. Boom.., Ctak.!, begitulah kira-kira. Kematian, sebuah titik, sebuah garis yang memisahkan antara keadaan hidup dan ketiadaan kehidupan adalah sesuatu hal yang datangnya tidak pernah bisa kita ketahui, kita rasakan, kita duga. Dia datang sesukanya tanpa terlebih dahulu menyapa, berbasa-basi, menyampaikan salam ataupun bertutur kata.



Previous Post
Next Post
Related Posts

0 comments: