Wednesday, June 18, 2014

Pondasi Membangun Bisnis (Renungan Abdur)

Pondasi Bisnis yang Benar


Kenapa bisnis perlu pondasi ?

Aku pikir segala sesuatu yang mewakili kata kerja "membangun" perlu yang namanya "Pondasi", seperti misalnya membangun gedung, rumah, atau yang lebih abstrak, membangun hubungan, tidak terkecuali membangun bisnis. Membangun bisnis haruslah berada diatas pondasi yang benar, pondasi yang kokoh, kuat, pondasi yang baik. Apa  komponen dari pondasi yang benar, kokoh dan baik.
Komponen yang pertama adalah : berada diatas niat yang baik.

Niat bahwa kita membangun bisnis adalah untuk ibadah karena Allah, dan untuk membuat diri kita memiliki kemampuan untuk membuat nilai tambah yang lebih banyak, bahkan berkali-kali lipat meskipun dengan menggunakan energi yang sama, nilai tambah berupa kebaikan dalam segala aspek kehidupan.

Loh.., bukanya tujuan bisnis adalah untuk mencari uang ?

Yup, itu benar, tetapi jika hanya itu yang diburu, maka its too fragile, terlalu rapuh. Karena uang seringkali menipu, membuat kita melupakan etika, membuat kita tidak puas dan tidak pernah merasa puas, membuat kita greedy, membuat kita kalap, buta mata, buta hati yang mampu mendorong dan memungkinkan kita untuk berbuat dan melakukan hal-hal yang melampaui batas. 

Yup, itu benar, tapi jika hanya itu, maka rasa-rasanya terlalu sempit, terlalu dangkal,tidak kokoh tidak utuh dan mudah hancur.
 
Maka nilai tambah "added value" adalah pondasi bisnis yang lebih luas dari hanya sekedar mendapatkan uang.
Value added yang bisa menjadi pondasi bisnis misalnya adalah:
  •  Menambah knowledge
  •   Menambah skill komunikasi, teknologi
  •   Menambah relasi, membangun hubungan human relationship yang makin luas dan berlipat lintas generasi, ras, agama, budaya, suku, negara.
  •  Menambah pengetahuan tentang diri dari orang lain, dari berkaca kepada orang lain
  •  Mampu membuka peluang kerja
  •  Mampu mendapatkan uang
  •  Dengan uang itu mampu memenuhi kebutuha diri, keluarga, adik-adik , memberikan mereka tempat terbaik untuk bersekolah, menimba ilmu.
  •  Mendapatkan banyak kepercayaan dari : pelanggan, relasi, investor
  •  Dengan uang itu mampu membangun image sukses dan kemampuan membangun bisnis sehingga banyak orang percaya dan bersedia untuk membangun bisnis bersama, menambah lagi lapangan pekerjaan.
  •  Dengan uang itu mampu banyak menyantuni anak yatim, panti asuhan, pesantren, pembangunan masjid
Dasarnya adalah :

1.       Segala amalan itu memiliki nilai tergantung pada niatnya/apa yang diniatkanya
2.       Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainya (tentu saja dalam konteks kebaikan), dan orang yang mampu memberikan manfaat adalah orang yang memiliki nilai tambah baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Yang terlarang :

Greedy (Serakah)
Serakah adalah sifat, sifat dasar yang memang sudah terprogram pada proses penciptaan manusia, yang membedakan antara satu orang dengan lainya berkaitan dengan sifat ini adalah cara mereka mengontrol sifat ini. Sifat ini adalah nafsu, dan setiap nafsu pada dasarnya dapat di kontrol alias dapat dikendalikan. Sifat ini seringkali muncul ke permukaan tanpa kita sadari, dan seringkali karena sifat ini maka hancurlah segala hubungan, bahkan rencana pribdai dalam proses mencapai sesuatu. Greedy is dangerous, but sometimes it necessary.


Post a Comment