Skip to main content

Cerita Smansa, Aku dan Ekskul Pramuka

Entah darimana aku mendapatkan foto ini, aku agak lupa, tapi kalo nggak salah ada salah satu teman facebook yang share nih foto, atu aku sendiri yang waktu itu kebetulan surfing foto2 punya temen dan kebetulan menemukan foto ini, daan..., eh, ada aku didalamnya, hehehe.., yang jelas, sejak aku menemukan tuh foto, langsung deh aku save dan baru kali ini menyempatkan untuk membuat tulisan yang berkaitan dengan nih foto.

Saya lupa kapan foto ini diambil, tapi yang paling memungkinkan sih, kalau di ingat yaitu pada waktu ada rencana mau dibuat Buku kenangan menjelang kelulusan. Yup.., itu adalah moment dimana hampir setiap anggota ekskul diambil fotonya. Naahh.., berarti, karena mengingat seperti itu kejadianya, jadi teringat bahwa dibuku kenangan itu jug aku ada di foto ekskul lain yitu DKM, well.. next time mungkin bisa aku ceritain.

Pramuka.., apa itu pramuka, sekali lagi, kalo nggak salah neh ya.., Pramuka itu singkatan dari Praja Muda ........, Merana  !???, ahahahaha.., nggak lah yaaa.., tapi beneran, aku lupa singkatan dari Ka nya., well, its, ok.  Sejak kapan aku ikut pramuka ?, aku nda tau, tapi kayaknya sejak kelas 1 dan terus kelas 2 SMA, itu pun seingetku nggak begitu aktif sebenarnya alias aku bukan anggota yang baik dan benar dalam mengikuti organisasi ini. Alasan kenapa aku ikut juga rasanya samar-samar, ahahaha.., kayak apa aja samar-samar.

Yang aku inget adalah, sewaktu kelas 1 SMA, ada sebuah kegiatan wajib kemah yang diadakan sekolah, kegiatan pramuka, waktu itu kegiatanya diadakan di Jatinangor. Well... ada cerita tersendiri dan cukup meriah alias banyak memori  dan cerita sewaktu kemah di jatinangor ini, itu beda lagi lah yaa...,

Singkat cerita aku ikut organisasi Pramuka, waktu itu yang aku ingat sampai sekarang, teman-teman didalamnya adalah ada Ahmad Bakhrun, temen sekelas, dan waktu itu jadi ketua kelas 2.3. kemudian ada Meta, nama lengkapnya meiftia hartono, tapi yang jelas aku waktu itu aku nggak deket sama dia, bahkan bisa dibilang jauh dari deket, yaa.. sekedar Cuma kenal nama aja, kenal muka dan kenal kalo dia itu cerewet dan suka gaul sama genk-nya yang didalamnya ada orang yang aku waktu itu agak risih, soalnya gemulai.., kalu nggak mau di bilang kebanci-bancian.

Cerita yang agak dalam keinget banget saat aku jadi anggota pramuka adalah pas waktu kegiatan malam untuk mendapatkan emblem hijau yang bergambar pramuka itu loh.., yang dipakai di pundak kiri dan kanan, ituu... waktu ngambilnya adalah malam-malam, di pekuburan china di jalan apa yaa.., lupa. Yang jelas ceritanya seh.., sambil uji nyali gitu.., aku waktu itu dapet dua-duanya, dan mengenai uji nyali, beuhhhhh.., jujur, biarpun di kuburan, nggak ada takut2nya tuh waktu itu, secara.. maung masa takut, hahahaa.., mauung.., alias macan, waktu itu emang aku gemar nyambet macan makanya dikenal maung sama temen2, bahkan sampai sekarang seringkali masih ada aja yang manggil aku maung.

Di tahun berikutnya, kelas 2 kalo tidak salah lagi, aku menjadi salah satu pengurus kayaknya, dan waktu itu ikut jadi yang membimbing kegiatan kemah anak2 kelas 1. Aku inget kegiatanya dilakukan di kuningan. Wewww..., mulai muncul berbagai bayangan ingetan pas waktu itu, padahal sebelumnya nggak pernah inget loh.., inget kalo waktu itu aku masih jomblo dan waktu acara kemah itu tertari sama adik kelas yang suaranya bikin eeeeee.... , waktu itu malam purnama, ada kejadian anak kelas 1 kesurupan pas ikut acara uji nyali, eh nih anak ketakutan, jadi aku nemenin di tendanya, pastinya seh nggak sendirian. Disitu aku ngobrol, dan entah kenapa, mungkin karena jomblo kali yahh.. rasanya jadi tertarik. Singkat cerita pas udah balik ke sekolah mau pdkte, tapi ndilalah tuh anak agak jutek, nggak kayak waktu di kemah,... beuuhhhh.., menjauhlah kau.., urung niatku untuk pdkte.. ya kaleeee..,

Terus cerita apa lagi yah ??, jujur aja, nggak banyak cerita istimewa yang bisa aku ingat pas waktu aku ikut pramuka di SMA, tapi.., ada tapinya, walau bagaimanapun tetap lah yaaa.., aku pernah menadi salah satu anggota Gugus Paksi Nagaliman ini, #kalau nggak salah, dan pernah ikut mengisi dan membuat cerita didalamnya pada masanya, dan sampailah akhirnya bisa ikut pada jepretan dalam foto ini, hehehee..., well.., its a nice memory. J

Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…