Sunday, November 09, 2014

Naruto, Final Episode

Hari ini, hari jum’at adalah release terakhir salah satu manga favorit yang sudah aku baca sejak tahun 2004-2005. Wah..wah waaah...., sudah lama juga yah, sudah hampir genap 10 tahun aku menjadi salah satu fans pembaca manga ini, meskipun sebenarnya manga ini sampai realease episode terakhir hari ini sebenarnya sudah genap 15 tahun, jadi istilah kata aku telat kurang lebih 5 tahun dari tahun awal diluncurkanya.

Hari ini, 2 episode release sekaligus, yaitu episode 699 : reconciliation dan episode 700, Uzumaki Naruto, ujung-ujungnya happy ending, Peace, kayak tagline-nya film-film kartun barat : dan mereka pun hidup bahagia selamanya.. haahahah...

Jujur aja, berakhirnya episode manga ini, ada seneng, tapi ada duka juga, well.., gimana ngomongnya ya, soalnya inih manga ceritanya cukup memberikan banyak motivasi pelajaran hidup, tentu dari sudut pandang dan budaya tempat dimana pengarang berasal, which is Japan, pelajaran tentang nilai-nilai hidup,prinsip-prinsip hidup, love, persahabatan, pengorbanan, perjuangan, how to deal with reality, how everyone have choices, how everybody could become loser or winner, cerita sedih, suka, duka dan lain sebagainya, semuanya di rangkai dalam satu alur cerita yang acak tapi tetap satu arah.

Kenapa aku suka manga ini, yaitu tadi karena ceritanya yang menarik, tapi..., kalau boleh jujur, dulu sewaktu aku di asrama UI ketika pertama kali mengenal atau dikenalkan secara tidak langsung dengan manga ini, awalnya tidak menarik, boleh dikata aku bahkan sempat mengatakan “nih manga apaan seh, apa menariknya, cerita bocah yang mukanya nggak jelas atau luriknya”. Terus nggak tau gimana tepatnya, si Salman, anak Fasilkom 2003, yang notabene pengusaha, yang punya warnet GUA di asrama UI tempo doeloe bilang, suka cerita naruto ini karena tentang perjuanganya untuk mendapatkan “pengakuan” eksistensinya, dan entah kenapa aku tertarik untuk mencoba melihat, nonton anime-nya dan, wah,.., iya, menarik juga yah.., dan sejak saat itu ya udah aku jadi penggemarnya, penggemar manga-nya, anime-nya dan juga movie-nya.

Kenapa aku suka, karena secara psikologis entah kenapa, cerita naruto ini yang salah satu tema utama yang diangkatnya adalah “perjuangan” itu ngena banget dengan perjuanganku waktu itu, perjuangan dalam belajar dan ingin mewujudkan visi misi dan ingin mendapat pengakuan kelak sebagai seorang pengusaha sukses di Indonesia, yup.. karena alasan dan sebab itulah aku jadi suka dengan manga ini sampai sekarang, sampai episode terakhir hari ini.

Dalam prosesnya, cerita dan lagu-lagu naruto ini punya dan merekam sendiri cerita-cerita hidupku dari mulai di asrama, pergaulan dengan teman-teman di FEUI, cerita kisah love strory-ku dengan beberapa gadis didalamya, hampir semua ada cerita yang mengiringinya. Makanya berakhirnya cerita naruto ini seperti yang aku bilang tadi, meskipun bukan satu-satunya manga yang aku baca, tapi rasa-rasanya itu loh.., ada senengnya karena akhirnya kelar juga dan happy ending, tapi juga ada dukanya.

Tapi.. yahh..., sebagaimana hukum alam, sunnatullah dalam hidup, yang namanya ada pembuka, maka pasti ada penutup lah yaaa.., yang namanya ada pertemuan , pasti ada perpisahan, yang namanya ada permulaan (mulai), pasti ada peng-akhiran (selesai), yang namanya start.. pasti ada ending,..wis lah podho wae..., jadi apapun itu, dan gimanapun itu, yang jelas, cerita ini, cerita naruto adalah salah satu cerita menarik yang menyenangkan untuk dibaca, dan ditonton,syukur-syukur diambil pelajaran hidupnya, motivasinya dan lain sebagainya, worth it kok. Some how, menurutku ini adalah salah satu karya yang menarik dan dan legacy yang bagus dari pengarangnya. 
Post a Comment