Skip to main content

Prinsip#1 Selesaikan apa yang sudah di Mulai Part#2

Selesaikan apa yang sudah di mulai.!

Kali ini aku pengen nulis tentang prinsip hidup yang sebelumnya pernah aku bahas dalam tulisan terdahulu, di bulan oktober kalo nggak salah, buat yang mau baca monggo silahkan di cek di sini : Prinsip Hidup #1

Yup.. ini adalah salah satu prinsip hidup yang aku pegang, prinsip hidup yang sederhana tetapi dalam prakteknya seringkali nggak mudah. Nggak mudah karena ada konsekuensi antara kata mulai (Start) dan selesai (finish), konsekuensi  berupa ma komitment untuk menjalani prosesnya, terus berusaha apapun hasilnya.

Dalam hal apakah prinsip ini berlaku, dalam segala hal, dalam segala segi aktifitas kehidupan, dalam segala perjanjian-perjanjian, komitmen-komitmen yang di buat, baik antara diri dengan orang lain, diri dengan Sang Khaliq, maupun antara diri dengan diri sendiri. Berpegang pada prinsip ini akan mampu membuat kita Dignity, Tanggung jawab dan semangat untuk terus berusaha, tidak menyerah sampai apa yang kita usahakan rampung, selesai.

Buat orang seperti aku, seringkali dalam menjalani sebuah proses, ada kalanya melewati masa jenuh, adakalanya menghadapi masalah-masalah yang bisa dibilang membuat rasa euughhh.., pengen lari, kenapa sih mesti ada !???, tapi, ketika bisa berpikir tenang dan kembali memegang prinsip ini maka akan kembali merasa bergairah, semacam ada percikan semangat, ...ah, the show must go on, this is nothing.., kecil, Secuil dan ble bla bla.., at the end ada keberanian untuk berani bertindak, berani melanjutkan, berani bertanggung jawab dan berani menerima apapun hasilnya.

Selesaikan apa yang sudah di mulai memiliki arti bahwa apa yang sudah kita niatkan untuk dikerjakan maka kita mengerjakanya dengan sungguh-sungguh, tidak setengah-setengah apalagi seperempat. Ada komitment whatever it takes untuk menyelesaikanya sebaik mungkin, pun jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan.. dalam arti yang positif berarti melalmapui dari yang diaharapkan, dalam arti yang tidak positif berarti jauh dari yang diharapkan alias nggak achieve alias nggak memuaskan ya wis.., rapopo.., tetap musti ada hal yang diambil dari setiap hasilnya, baik itu pelajaran ataupun bonus, heheheh...

Selesaikan apa yang sudah dimulai.., itu di akhir cerita kembali lagi : apapun hasilnya, pasti memberikan rasa puas yang jauh lebih besar daripada berhenti di tengah jalan alias nggak selesai. Beneran deh.., coba aja.., nggak ada salahnya di coba, menyelesaikan sebuah hal atau pekerjaan yang sudah kita mulai itu rasanya seperti kita membayar lunas hutang alias berasa plong tidak punya hutang. Yaa..., pada akhirnya rasain sendiri deh.., selamat mencoba, selamat memulai dan selesaikan apa yang sudah dimulai. J


Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…