Thursday, December 04, 2014

Sebuah Karangan “Memory of Songs”

Aku tidak pernah membayangkan bahwa setelah sekian lama akhirnya aku harus duduk disini, disebuah ruang kecil berukuran 2 x 4 meter dengan lantai dan dinding seadanya, disudut kebun, dipinggiran kota megapolitan ini, jakarta. Tentu ini bukan akhir, tapi untuk saat ini, ya, inilah adanya. Buat aku sendiri, ruangan ini adalah ruangan kebebasan, “Freedom Room”, ruangan yang aku bangun dan aku tinggali, ruangan tempat aku menuliskan dan mewujudkan mimipi-mimpi, ruangan aku bebas mengekspresikan emosi, bercerita dan bernyanyi bahkan mengaji, ruangan aku bebas mengerjakan apa yang aku mau dan beristirahat, bermalasan sebanyak yang aku mau, ruangan aku terbebas dari hiruk pikuk kejamnya perlakuan kota jakarta. Aku menulis dan mendengarkan lagu, dan aku teringat bahwa lagu seringkali menjadi medium penyimpan rasa, penyimpan kenangan, memory tentang sesuatu, seseorang dalam ruang dan waktu, tidak literally bahwa lagu atau musik itu sebagai tools penyimpan sebenarnya, melainkan lebih kepada cara kerjanya, dia adalah trigger yang mampu membuka kotak pandora memori dan pengalaman-pengalaman yang ada dikepala dan rasa, resonansinya mampu mebuat memori itu keluar apalagi saat suasana dan pas dengan yang pernah dirasa.

Memory of songs, pernahkah kamu mendengar sebuah lagu, entah itu liriknya atau nada-nada musiknya kemudian kamu teringat tentang suatu kejadian dimasa lalu, entah apa itu kejadianya.. cerita cinta, romantika, duka, perjuangan, persahabatan, keluarga dan sebagainya. Semuanya seolah terlintas, terulang, terputar kembali dalam memory, ingatan kita.. begitulah cara bagaimana memory of songs bekerja. Dia merekam kejadian spesifik seseorang, menyimpanya dalam ingatan. Sebuah lagu yang sama, nada yang sama, tapi akan merekam kejadian yang berbeda untuk setiap satu orang yang berbeda.

Itu sebabnya aku ingin menulis karangan dengan tema ini, memory of songs, tentu apa yang aku tulis adalah semua tentang kenangan, memory yang terekam dalam otak-ku, dalam benak-ku, bukan kenangan orang lain. Ini menarik, kenapa.., seringkali melalui cerita kenangan itu kita bisa mengambil bagian-bagian yang dapat menjadi pelajaran atau pengingat buat kita sendiri, sehingga bisa muncul satu kata : Oh iya ya.., dulu aku.., dan bla-bla-bla..

Tentunya tidak semua lagu yang kita dengan atau pernah dengan merekam setiap kejadian yang pernah kita alami, seringkali hanya kejadian-kejadian yang signifikan nilainya yang terekam dalam memory sebuah lagu, kejadian-kejadian yang memiliki deep meaning, bukan hal-hal sepele yang bisa dibilang nggak ada artinya. Bisa juga dalam sebuah lagu merekam berbagai kejadian yang berbeda karena ada beberapa kejadian dimasa lalu, di waktu yang berbeda yang kebetulan saat terjadi lagu pengiringnya sama, alias pada waktu itu kita sedang suka mendengarnya atau dalam kejadian dramatiknya itu tak sengaja kita mendengar itu lagu dan pas Ngena banget dengan apa yang kita alami, jadi deh.., masuk rekaman memory of songs.

Yap.., ini hanya cerita karangan pembuka tentang makna apa itu memory of songs, lain waktu tentu saya akan bercerita tentang hal atau kenangan yang lebih spesifik berkaitan dengan sebuah lagu yang aku dengar dan kebetilan menyimpan memory apa yang ada didalamnya.., senang berbagi, semoga tidak pernah bosan membaca.., J

Post a Comment