Wednesday, June 25, 2014

Bisnis dan Marketing

Okee...,
Kali ini, aku lagi pengen nulis tentang atau yang berkaitan dengan Bisnis dan marketing.

Tentu saja, tema yang bisa di angkat mengenai Bisnis dan Marketing itu luas lah yaak,.. dan tulisan kali ini hanyalah salah satu tema diantaranya.

Kenapa aku nulis ini, mungkin karena lagi pengen aja.., hehehe.. lagi-lagi, atau karena Yup.., kemarin habis ngikutin acara undangan Program Kewirausahaanya BI a.k.a Bank Indonesia, di Thamrin, Jakarta.

Kita mulai saja..
Pada prinsipnya, bagi seorang pebisnis, mereka yang ingin produk-nya bisa terjual (produk disini bisa barang / jasa yak ) hal pertama setelah mereka menentukan target market / prospek adalah "How to Get Attention" dari target marketnya itu. istilah umumnya, gmn caranya dapet perhatian, Caper-Caper..!! ,

Gimana caranya agar dapet perhatian ?? yaa.., itu banyak caranya, tergantung kekreatifan si pebisnis aja dalam menawarkan nilai dari produknya dan cara menyampaikanya, tapi yg pokok dalam menuangkan ide kreatifnya itu adalah dengan melihatnya dari sudut pandang Target market, kira-kira kalo saya jadi target market, merasa tertarik ngga ?? penasaran ngga ?? untuk ngliat.., untuk dateng, meluangkan waktu, ngecek, meskipun hanya looking-looking sajaa...

Tujuanya apa seh kita Caper ?? biar produk kita terjual ?? mm...., endingnya iya, tapi ngga langsung ke situ. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan "Traffic", mendatangkan banyak pengujung, pengunjung yang tertarget. istilah ini banyak digunakan dalam dunia perdagangan baik itu yang konvensional (toko) atau yang berbasis Online (Online Marketing, Internet Marketing, Online Shop, dan sejenisnya). Kalo kita punya toko, makin banyak pengunjung, makin banyak kan peluang untuk produk kita di beli ??, ingat "Peluang", bicara peluang berarti bicara probability. Kalo kita punya web / toko online, makin banyak pengunjung/ Traffic makin tinggi, makin besar kan peluang pesanan datang ?? , ingat.. Peluang.!

Setelah kita mampu membuat Traffic yang tinggi, maka tugas kita selanjutnya adalah "How to Convert Traffic to become Customers". yaitu "MengKonversi" para pengunjung itu menjadi "Pembeli". Caranya ???, naah.., kalo kita punya toko, bisa dengan kita memiliki tim penjual/pramusaji yang cakap, ramah, menyenangkan, yang bisa membuat pengunjung itu tergiur untuk membeli.. (intinya Tim Pemikat, ) , kalo di Online Shop, mmm.., bisa berupa memberikan penawaran2 yang menarik, kemudahan2, kecepatan dan garansi .!! : Penawaran menarik ? (kembali lagi pada promo anda di atas dalam menarik perhatian),
Kemudahan ? mudah di hubungi, banyak channel, mudah pembayaran, mudah pengiriman dan cepat. Garansi ? hal utama dari sebuah garansi / jika anda ingin sebuah garansi itu kuat, maka ketika kita mencantumkan promise : barang kita bagus, berkualitas, cepat, bla.. bla..bla,.... maka di akhir kalimat itu perlu di tambahkan "Jika Tidak,..Maka... " (misal, Kembali 100%, Gratiss , Di kembalikan, Dikerjakan kembali, Di Ganti.! )

Jadi point-nya adalah : Get Attention - Traffic - Convert to Customers.

itu dulu yaak..., nanti di sambung lagi.. heee....

Monday, June 23, 2014

Tentang Malu


Malu...

Dari Abu Mas’ud Uqbah Bin Amr Al Anshari Al Badri ra., dia berkata, “Rasululloh saw bersabda, “Sesungguhnya sebuah ungkapan yang telah dikenal banyak orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah : ‘jika engkau tidak malu, berbuatlah semaumu.” (HR.Bukhari)

Jadi, tulisan kali ini ceritanya aku mau menulis tentang satu hal, tentang satu rasa, yaitu : Malu.
Kenapa aku menulis ini ??, entahlah.., sebenarnya tulisan ini adalah tulisan yang sudah lama aku buat dan tersimpan di file komputerku. Mungkin karena pada waktu itu ada sebab tertentu mengapa aku nulis pokok tema ini.

Malu.. apa itu malu ?
Definisi malu sangat beragam, tergantung dari sudut mana kita  mengartikanya, tapi secara umum , malu adalah : sebuah sifat (perangai), rasa keengganan melakukan sesuatu karena sebab-musabab tertentu. Nah.., kalo bicara sebab-musabab.., ragamnya bisa sangat banyak tuh.., dari satu orang ke orang lain dan jugaa... tingkatan atau levelnya antara satu orang dengan orang lain.

Menurut hasil renungan yang aku ketahui saat ini, sebab malu diantaranya :
Malu karena Allah
Malu karena kebanggaan (dignity), harga diri (perbuatan)_contoh orang jepang
Malu karena  takut dianggap “sesuatu” oleh orang lain, bisa keluarga, teman, masyarakat.

Pembahasan malu sangat luas, tapi kali ini mungkin aku lebih mau menekankan tentang malu yang ngga pada tempatnya alias Malu vs PD. Jadi peanya lebih pada : “malu lah pada tempatnya”.. kira-kira seperti itu, hehe..

Coba akita bayangkan, dari sejak SD sampai Kuliah, bahkan mungkin sampai dunia kerja, fenomena malu tidak pada tempatnya ini terus saja ada, bahkan seringkali kasusunya untuk seorang, cenderung terus dilakukan jika tidak ada perubahan. Misalnya di kelas, anak-anak tidak berani tampil, mengacungkan tangan, bertanya atau berpendapat, bukan karena tidak bisa, tapi karena merasa malu, malu karena apa malu karena takut salah, dan kemudian takut dianggap ini itu, dianggap ke-PD-an, misalnya dan lain sebagainya. Buat saya yang entah karena sebab apa, dari dulu sepertinya cukup kritis bahkan cenderung vokal, agak merasa aneh, meskipun saya sendiri pada waktu-waktu tertentu pernah mengalami hal-hal seperti itu. Tapi belakangan setelah saya terbiasa, dan berpikir, malu tidak pada tempatnya itu sangat merugikan, dalam banyak hal, menutup banyak sekali kemungkinan jawaban-jawaban yang sebenarnya ingin kita ketahui. Misal.. kita lagi jalan, dan tersesat, kita ngga berani bertanya alias malu bertanya.., maka jadinya semakain tersesatlah kita,.., kan, bikin rugi diri sendiri !??

Aku berpikir-berpikir dan terus aku renungkan, sebenarnya seandainya aku melakukan sesuatu yang bilamana sesuatu itu bukanlah hal yang salah atau memalukan secara hukum dan norma, apa sih risiko terbesarnya ? terbesit dipikiranku daftar risiko yang aku anggap , ah.. paling....
Resikonya Paling mentok :
-          Dimarahin, diomelin
-          Di pecat
-          Tidak dianggap
-          Di anggap (ini juga resiko loh yaa J )
-          Mati
Di usir
-          Di tolak
-          Di peringatkan
-          Di ancam
-          Di tampar
-          Di ejek
-          Di hina
-          Di caci maki
-          Di rendahkan
-          Di kibuli, Di bohongi
-          Di Bully
-          Dll..
Aku coba sebutkan macam-macam resikonya yang aplikasinya tentu saja juga macam-macam. Misalnya, kita seneng sama seseorang, tapi kita malu untuk ngomong, buat aku.., kalo suka, ya ngomong aja, apa sih resikonya ?? ya paling dua itu : kalo ngga di terima ..ya di tolak.., terus ?? Tsuma ?? so..what ?? gitu-gitu aja kan ?
Simple, ya emang simple, kalo di terima ya syukur.., kalo di tolak ya sudah.., mau coba lagi, usaha lagi silahkan,..., mau cari lagi yang lain silahkan, atau, kemudian mau berteman aja juga silahkan.., tapi paling ngga.., ada pergerakan yang smooth gitu loh, ada sesuatu yang berjalan, tidak stcuk karena malu. Kalo malu, kita simpen aja, kita pendem dan ternyata si doi ngga suka, adji gileee.., kasian amat lw harus nyimpen tuh rasa bertepuk sebelah nampan kelamaan, kapan move on-nya ???, tapi kalo ternyata dia suka.., kasian juga kan lw.., harusnya seneng bareng udah lama.., eh ngga jadi, udah gitu karena lw kelamaan.., si dia di gaet orang duluan.. wkwkwkwk...,  : , ini hanya sekedar contoh, meskipun nglantur, contoh lainya silahkan cari sendiri.

Lw ambil contoh yang begono, padahal di depan udah nyantumin hadits, ngga syar’i banget sih dur ?? Pale lw ngga syari, gw bilang kan dalam contoh itu “suka”, dan pengunkapan rasa suka, penyaluranya ya tinggal di syar’i-in aja.., kan ga bilang pacaran dan semacamnya. :p

Okelah kurang lebih itu dulu pembahasan tentang malu kali ini. Pembahasan tentang malu pada episode berikutntya (kalo sempet, dan semoga sempet) mungkin lebih serius dari sudut pandang agama.., Islam pastinya. Seep...! Ciao..! 


Saturday, June 21, 2014

Seminar Pra Nikah

Kapan Nikah ??
Weeeee..,
Ceritanya ada satu orang temenku yang doyan banget iseng nanyain nih pertanyaan, pertanyaan yang sakral. :D

Tapi tunggu dulu, tulisan ini sebenarnya ngga ada hubunganya sama pertanyaan Spongsbob yang disebelah atau pertanyaan temenku itu. Kebetulan, tadi neh, lagi buka-buka file.. beres-beres file di flashdisk, eh.., ada satu file ini yang pernah aku simpen yang mana isinya cukup menarik, tapi aku lupa nyomot dari mananya, jadi buat penulis aslinya maap-maap aja yak g bisa nyantumin, semoga kalau tulisanya bermanfaat tetep dapet, kebagian amal baiknya deh.. aamiin, :)

Tulisan ini adalah hasil dari seminar pra nikah, bentuknya kayak tanya jawab, jadi enak bacanya, yuk mari disimak.



Nikah Indah, Mudah, Barokah... begitulah kira-kira jargon acara seminar yang kemarin diadakan di Alifa, muslim shopping center. Sedikit berbagi mungkin ada manfaatnya. Tapi disini nggak akan dipaparkan teori-teori persiapan sebelum nikah ya. Ada beberapa kasus berbentuk tanya jawab (dengan bahasa sendiri), yang menarik untuk disimak.

Tanya : Pilih mana, ikhwan kaya tapi agamanya kurang dengan ikhwan sederhana tapi agamanya mantab? atau, akhwat cantik tapi nggak ngaji, dengan akhwat ngaji tapi fisik biasa-biasa aja?
Jawab: Kalau merujuk nasihat imam syafii, "pilihlah yang paling menyelisihi hawa nafsumu". Berarti pilih ikhwan soleh meski sederhana, atau akhwat shalihah dengan tampang biasa.

Tanya: Udah siap jasad, ruh, mental, fikr,, tapi tabungan belum cukup.. padahal keluarga maunya ngundang buanyak orang??
Jawab: Sesuaikan kemampuan, jangan jadi alasan menunda-nunda. kalau perlu, kita bikin pesta yang mengundangn teman semampunya, sedangkan keluarga ortu atau besan bikin pesta sendiri untuk kerabat-kerabatnya.. :D dengan diskusi yang baik tentunya.

Tanya: Ada ikhwan yang nggak ngaji ngajakin nikah, padahal ada ikhwan yang sudah dipersiapkan guru ngaji untuk kita. gimana ya??
Jawab: Tak akan menyesal orang yang musyawarah dan istikharah. Belum tentu yang dari guru ngaji itu yg terbaik, dan sebaliknya. Kuncinya, musyawarah dengan guru ngaji, orang tua, dan istikharah minta sama Allah.

Tanya: Istikharah itu jawabannya lewat mimpi ya?
Jawab: Nggak juga. jawabannya adalah ketenangan dan kemantapan hati.

Tanya: Dulu kita pernah berbuat dosa, sehingga merasa minder dapet jodoh yang baik... gimana dong??
Jawab: Selama kita bertaubat dan tidak pernah mengulangi lagi dosa kita, yakinlah Allah penerima taubat, ganti keburukan dengan kebaikan. Allah Maha Teliti, Maha Mengetahui. Insya Allah bisa dapat jodoh yang baik...

Tanya: Jodoh terbaik itu yang sesuai dalam bayangan ideal kita?
Jawab: Jodoh terbaik adalah jodoh yang tepat. Bisa saling mengisi kekurangan dan kelebihan.

Tanya: Pilih istri tipe khadijah atau aisyah??
khadijah=lembut, keibuan, melahirkan anak-anak shaleh yang banyak, tapi beberapa tahun lebih tua usianya?
aisyah=cerdas, energik, manis, imut-imut, tapi cemburuannya sangat sangat menguji kesabaran?
Jawab: Selembut khadijah secantik aisyah :P

Tanya: Persiapan nikah sejak kapan?
Jawab: Harusnya dari SMP udah baca buku pernikahan, SMA baca buku parenting. Wow... hebat kalau bisa begitu.
intinya sejak jauh-jauh hari, perhatiin kesehatan (terutama wanita yg bakal jadi ibu), rajin cari ilmunya, siapin mental, dsb.

Tanya: Begitu ada yang ngajak nikah, tiba-tiba bilang ke amak abah, "mak sekarang saya mau nikah!" Gubraks! ortu juga kudu persiapan segala macem, siapin dana, mental, dsb. kalau mendadak mah bisa kacau. Jadi baiknya gimana?
Jawab: Diskusi sejak jauh-jauh hari. "Mak, kalau saya nikah sekarang boleh ga?". kata emak"emang udah ada calon?". jawab "belom... hehehe."

Tanya: Kapan nikah????
Jawab: insya Allah, habis dari acara seminar ini!  weeeee....
hoho, emang bener ya, masa pas lagi seminar? :P

"Rabbanaa hablanaa min azwajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a'yun, waj'alnaa lil muttaqiina imaama"

Begitulah oleh-oleh ngedengerin Salim A. Fillah, Ibu Salmiah Rambe, Ust.Darlis Fajar. dan Ust.Riza (sesi terakhir saya ga sampai habis, ding). Semoga bermanfaat...



Friday, June 20, 2014

Life is So Fragile (renungan abdur)


Life is so FRAGILE.!


Life is so fragile.., hidup itu pada dasarnya sangatlah rapuh..,

Tidak ada yang bisa di “banggakan”, apalagi di sombongkan.


Lihatlah.., proses perjalananmu , kamu di cipta dari 2 sel kecil, amat kecil yang di satukan, lemah,sangat lemah.., jauh lebih kecil dari kata”setetes” air mani yang biasa di dengung-dengungkan selama ini. Faktanya bukan dari setetes, tapi dari setitik sepermiliar tetes itu sendiri.


Kemudian lihatlah waktu, waktu berjalan amat sangat begitu cepat.., rasanya baru kemarin masa kanak-kanak itu, rasanya baru kemarin masa sekolah SMP, SMA dan kuliah itu, dan sekarang aku, mereka telah masuk masa dewasa, sebagian dari mereka sudah berumah tangga , memiliki anak, bahkan lebih dari satu, menjadi ibu, ayah,  Tua..,


Rasa-rasanya baru kemarin kita menjadi anak-anak, sekarang sudah menjadi orang tua.

Hidup begitu cepat..


Bahkan terasa semakin bertambah cepat, itu yang memang dirasakan, bukan hanya aku tapi juga mereka. Coba saja kamu tanyakan, maka kurang lebih jawabanya akan sama, coba saja kamu search di google atau situs-situs penari lainya, maka akan kamu temukan banyak jawaban yang sama.

Sebagian mengatakan mungkin penyebabnya adalah kerana kiamat sudah dekat.., kalau ini  jawabanya, ya.., secara logika pun masuk akal, yang jelas kiamat sudah dekat, bahkan semakin dekat, karena tidak mungkin semakin jauh, hanya saja seberapa dekat ? itu pertanyaan yang tidak akan pernah mampu untuk dijawab dan tidak akan pernah kita ketahui.


Sebagian berpikir, ah..hanya perasaan kita saja, alasanya adalah, kenyataanya waktu yang saat ini kita ukur dengan menggunakan satuan detik, gerak jarum jam yang berputar dalam tempu standar tertentu dan sejumlah tertentu selalu sama, dari dulu tidak ada yang berubah, lamanya rotasi, perputaran bumi pada porosnya pun masih sama. Tapi jika waktu diukur dengan menggunakan rasa, perasaan kita, maka nilainya adalah “relatif”, sangat tergantung pada “suasana” hati kita. Misalnya, jika suasana hati kita senang, enjoy.. waktu bisa berjalan terasa amat cepat, tapi jika hati kita gundah.., contohnya seorang yang sedang menunggu sesuatu datang, katakanlah bus, angkot, kereta, antrian, dan sebagainya yang sifatnya bikin kesal, ngga enak hati.., maka waktu akan terasa lama, bahkan laaamaaaaaaaa.. buanget..! (bahasa labay-nya).


Truuusss.. apa hubunganya dengan judul : life is so fragile..?

Hubunganya adalah bahwa, hidup, yang kaitanya sangat erat dengan waktu.., adalah benar-benar sangat rapuh.., rapuh dalam artian bahwa “kehidupan” yang ada pada kita itu, karena sebab tertentu, tidak perlu waktu yang lama dapat secara tiba-tiba , mendadak.., hilang lenyap.., musnah begitu saja. Boom...ctak..., begitulah kira2. Kematian, sebuah garis yang memisahkan antara keadaan hidup dan ketiadaan kehidupan, adalah sesuatu hal yang datangnya tidak pernah bisa kita ketahui, kita rasakan, kita duga.., dia datang sesukanya tanpa terlebih menyapa, berbasa-basi, menyampaikan salam atau bertutur kata.

Thursday, June 19, 2014

Hikmah Menolong (renungan abdur)

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

"Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah amat keras siksa-Nya." (Al-Maa`idah:2)

Hikmah Menolong

Menolong,... apa itu menolong ?

Menolong itu adalah..membantu..., (yeee.., itu mah kata lainya, gw juga tau kalee..!)
Menolong itu adalah mengorbankan sesuatu demi kepentingan orang lain, orang yang kita tolong.
Menolong itu.. indah..
Menolong itu mulia.., (jika ikhlas)
Menolong itu memberi..
Menolong itu.., menolong.. :)

Yaa..., menolong, adalah satu kata yang mewakili sebuah tindakan mulia dalam hubungan muamalah kita, hubungan kita bersosialisi dengan sesama manusia. Hakikat menolong adalah memberikan sesuatu sesuai kemampuan kita tentunya atas suatu hal kepada orang lain yang mana orang tersebut pada suatu waktu tertentu SEDANG tidak memiliki kemampuan atas apa yang sedang dihadapinya. Kenapa menggunakan penekanan kata sedang ? karena itu menunjukkan bahwa hidup itu pada dasarnya dinamis, selalu berubah, bergerak, terkadang kita memiliki sesuatu pada lain waktu kita tidak memiliki, terkadang kita mampu sesuatu pada lain waktu kita tidak mampu. Perlu dicatat, penekanannya adalah pada kata KEMAMPUAN bukan Kepemilikan. Misal, kita bisa jalan, mampu jalan, pada suatu waktu kita kesleo, atau lumpuh dll, kemampuan jalan kita hilang, pada waktu itu kita perlu pertolongan. Kita sedang belajar, mengerjakan tugas, pada waktu yang sama kita harus melakukan kegiatan ini, itu dll, kita bisa tapi tidak mampu karena harus dilakukan secara bersamaan, maka kita perlu pertolongan. Kita punya hutang, harus membayar, sementara uang kita habis atau belum mencukupi, maka kita pada waktu itu dikatakan sedang tidak mampu, kita perlu pertolongan. 

Orang-orang yang gemar menolong adalah seorang yang mulia dan dimuliakan. Menolong yang tanpa pamrih tentunya, menolong yang tanpa mengharapkan balasan dari yang ditolong atau makhluk lainya, menolong yang hanya berharap (ingat.!! tetap berharap) mendapatkan ridho-Nya, ridho Allah SWT, mengharapkan Allah ridho dan memberikan balasan yang jauuuhh lebih baik, karena Dia adalah sebaik-baik pemberi balasan. 

Demi Allah, orang2 yang selalu membantu orang lain dengan tulus, maka tidak akan pernah dibiarkan oleh Allah sendirian. Orang2 yang ihklas menolong, meringankan urusan orang lain, tidak akan pernah sendirian. Jika dia diuji dengan beban kehidupan, kesusahan--karena hidup ini penuh ujian, maka pertolongan Allah selalu dekat baginya.

Bahkan pertolongan itu datang laksana seekor harimau mengaum, dikirim bagai hujan deras, berderap laksana ribuan kuda. Kita saja tidak bisa melihatnya.

" Barangiapa yang meringankan salah satu dari kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan meringankan salah satu kesusahannya di hari kiamat. Barangsiapa yang yang memudahkan orang yang mendapat kesusahan, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsia yang menyembunyikan keaiban seorang muslim lain, makaAllah akan menyembunyikan keaibannya di dunia dan akhirat. Allah menolong seorang hamba selagi hamba itu menolong saudaranya”. (kelas hadist ini sahih, silahkan cek sendiri)


Wednesday, June 18, 2014

Pondasi Membangun Bisnis (Renungan Abdur)

Pondasi Bisnis yang Benar


Kenapa bisnis perlu pondasi ?

Aku pikir segala sesuatu yang mewakili kata kerja "membangun" perlu yang namanya "Pondasi", seperti misalnya membangun gedung, rumah, atau yang lebih abstrak, membangun hubungan, tidak terkecuali membangun bisnis. Membangun bisnis haruslah berada diatas pondasi yang benar, pondasi yang kokoh, kuat, pondasi yang baik. Apa  komponen dari pondasi yang benar, kokoh dan baik.
Komponen yang pertama adalah : berada diatas niat yang baik.

Niat bahwa kita membangun bisnis adalah untuk ibadah karena Allah, dan untuk membuat diri kita memiliki kemampuan untuk membuat nilai tambah yang lebih banyak, bahkan berkali-kali lipat meskipun dengan menggunakan energi yang sama, nilai tambah berupa kebaikan dalam segala aspek kehidupan.

Loh.., bukanya tujuan bisnis adalah untuk mencari uang ?

Yup, itu benar, tetapi jika hanya itu yang diburu, maka its too fragile, terlalu rapuh. Karena uang seringkali menipu, membuat kita melupakan etika, membuat kita tidak puas dan tidak pernah merasa puas, membuat kita greedy, membuat kita kalap, buta mata, buta hati yang mampu mendorong dan memungkinkan kita untuk berbuat dan melakukan hal-hal yang melampaui batas. 

Yup, itu benar, tapi jika hanya itu, maka rasa-rasanya terlalu sempit, terlalu dangkal,tidak kokoh tidak utuh dan mudah hancur.
 
Maka nilai tambah "added value" adalah pondasi bisnis yang lebih luas dari hanya sekedar mendapatkan uang.
Value added yang bisa menjadi pondasi bisnis misalnya adalah:
  •  Menambah knowledge
  •   Menambah skill komunikasi, teknologi
  •   Menambah relasi, membangun hubungan human relationship yang makin luas dan berlipat lintas generasi, ras, agama, budaya, suku, negara.
  •  Menambah pengetahuan tentang diri dari orang lain, dari berkaca kepada orang lain
  •  Mampu membuka peluang kerja
  •  Mampu mendapatkan uang
  •  Dengan uang itu mampu memenuhi kebutuha diri, keluarga, adik-adik , memberikan mereka tempat terbaik untuk bersekolah, menimba ilmu.
  •  Mendapatkan banyak kepercayaan dari : pelanggan, relasi, investor
  •  Dengan uang itu mampu membangun image sukses dan kemampuan membangun bisnis sehingga banyak orang percaya dan bersedia untuk membangun bisnis bersama, menambah lagi lapangan pekerjaan.
  •  Dengan uang itu mampu banyak menyantuni anak yatim, panti asuhan, pesantren, pembangunan masjid
Dasarnya adalah :

1.       Segala amalan itu memiliki nilai tergantung pada niatnya/apa yang diniatkanya
2.       Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainya (tentu saja dalam konteks kebaikan), dan orang yang mampu memberikan manfaat adalah orang yang memiliki nilai tambah baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Yang terlarang :

Greedy (Serakah)
Serakah adalah sifat, sifat dasar yang memang sudah terprogram pada proses penciptaan manusia, yang membedakan antara satu orang dengan lainya berkaitan dengan sifat ini adalah cara mereka mengontrol sifat ini. Sifat ini adalah nafsu, dan setiap nafsu pada dasarnya dapat di kontrol alias dapat dikendalikan. Sifat ini seringkali muncul ke permukaan tanpa kita sadari, dan seringkali karena sifat ini maka hancurlah segala hubungan, bahkan rencana pribdai dalam proses mencapai sesuatu. Greedy is dangerous, but sometimes it necessary.


Monday, June 16, 2014

Ceritaku (tak) Jadi Super Saiya



Oke..
Setelah beberapa hari vacuum.., (beberapa hari kepale lw..!  #jitak ) hehehe.., akhirnya aku lagi mau nulis lagi neeh.., tema tulisanya adalah cerita masa lalu..,
Addooooohhh.., lagi-lagi masa lalu.. Cepe deeh. . :D
Lhaaa teruus, mau cerita masa depan gitooh ??
Whatever, yang jelas intinya aku lagi mau nulis. Titik.!
Ceritanya adalah tentang sebuah ?? seorang ?? tokoh anime, yaitu Son Goku, yup.., son goku yang jadi tokoh utama dragon ball ituuh.., iyaaa.., yang ituuh…!

Tahukah kamu, dulu neh yaa.., tepatnya pas sejak aku masuk SMP, aku udah terobsesi neh sama fil kartun ini, dulu kita ngenalnya film kartun yak.., belum anime, baru pas kuliah aja mulai ngerti beda kartun sama anime. Saking terobsesinya, sampe2 aku tuh ya, setiap kali pulang sekolah, selalu mampir ke tempat rental komik dan majalah yang waktu itu ada dan hanya ada satu-satunya di plumbon, tepatnya, lokasinya di seberang jalan dekat pertigaan lampu merah plumbon, namanya Kenji. Sampai beberapa tahun dari sejak aku lulus, aku masih inget tempat itu masih ada, bahkan pas udah masuk kuliahpun kalo ngga salah masih ada. Ngenang banget deh pokoknya. Itu adalah tempat aku berlangganan pinjem komik, terutama dalam hal ini adalah komik dragon ball ini. Saking kalapnya, aku pinjem tuh komik dari edisi 1 sampai yang edisi terakhir, 42 kalo ngga salah. Haahahaha.., kenyang-kenyang deh..!  :D

Nah kenapa aku menulis ini, ceritanya.., hari kemarin, hari minggu aku nyalain TV, dan masuklah aku ke channelnya Indosiar. Daan… jreng-jreng.., muncullah lagu nyanyian penutup film dragon ball itu, yang mash sama persis kayak waktu dulu aku nungguin nih film tayang tiap hari minggu tapi selalu atau seringkali mengecewakan KARENA saudara-saudara, udah capek-capek nunggu 1 minggu, eh.., episodenya di ulang…, jiaaah.., udah nunggu 1 minggu, eh.., ngga tayang gara-garanya ada siaran langsung Tinju. Udah nunggu 1 minggu, eh.., yang punya TV, rumah tetangga kebetulan tutup, atau.., nyetelnya yang lain.., (berasa miskin banget dulu, maklum, ceritanya ortu lagi bangkrut dulu, after 1998).

Naah.. dalm fil ini tokoh utama yang aku sukai itu adalah Son Go ku, terutama, action-nya pas waktu jadi super saiya.., weeeehhh..!! itu adalah imajinasi terdahsyat yang bisa masuk ke dalam relung otak bawah sadarku, sampe2 aku begitu termotivasinya bahkan sampe mengkhayal-khayal bisa jadi kayak super saiya ini, kalo mau kumpulin, di koleksi, banyak deh episode khayalanya.. hahahaha..,

Motivasi positifnya adalah aku jadi suka olahraga, push up, sit up, sampe2 kalo ngga salah inget, ini adalah moment dimana perutku bisa (pernah) mengalami six pack, wkwkwkwk.., pernah loh yaaa… :D dan jadi sering ngatja.., uweeeeeeh.., otot lengan gw udah kebentuk, dada gw udah kebentuk, udah mirip deh kayak super saiya.., tapi saudara-saudara.., hal yang tidak bisa aku lakukan adalah.., samapi ke level perubahanya itu, kalo habis olahraga biasanya aku akan berusaha menggeluarkan tenaga sebesar2nya, sekuat-kuatnya sampai muka memerah, sampai leher membesar sama ukuranya dengan kepala, tapi ngga berubah juga, berharap akan ada keajaiban hahahaha. Pernah ada kejadian konyol, pas melakukan itu sekali, sampe beberapa detik, tenaga maksimal, pull.., tiba-tiba aku lepas dan yang terjadi adalah “Black Out”.., beneran belak out, akuhilang kesadaran dan badan ku terjatuh kebelakang, nah kebetulan dibelakangku itu tembok kamar, jaraknya deket, maka yang terjadi adalah keplaku yang bagian belakang membentur tembok dan aku baru tersadar beberapa detik kemudian, sudah tergeletak di lantai.. dung dung dung.. !  itu benturanya keras banget, sampe mamaku di luar aja kedengeran, dikiranya aku lagi ngapain, padahal.., musiknya juga keras di kamar. Jadilah dari sejak itu aku ada sedikit tambahan Paham, bahwa tidak boleh kita melepas begitu saja setalah mengeluarkan tenaga sebesar2nya, efeknya bisa shock. 

Kasusnya sama saja seperti ketika kita habis lari sprint atau jarak panjang, nah pas abis lari itu,..ngga boleh tuh kita langsung diam., duduk apalagi tiduran.., bisa-bisa pusing kita, mual, muntah.., karena ada shock.., maka yang benar adalah kita melakukan Cooling down, lari pelan, jalan pelan dan baru boleh diam setelah kondisi kita cool, kayak gambarnya Son goku yang di atas ituuh .. hehehee..

Saking terobsesinya.., aku sampai sering bahkan terlatih bikin gambarnya loh, bahkan di kamarku ada satu lukisan-sketsa son goku dan bejita dalam super saiya mode on, aku sendiri yang menggambar, diatas kertas kanvas gede ukuran A berapa gitu, aku temple sampai ngga tau kapan, masuk kuliah kayaknya.., fufufufu.., sekarang she udah ngga ada, entah di buang atau eku simpen , agak lupa, tapi kayaknya she disimpen.  Itu…, setiap kali aku liat gambar itu.., entah kenapa, ada spiritnya loh, spirit super saiyan, jadinya semanget aja, dan kenyataanya sampai saat ini aku masih suka tokoh yang satu ini, masih suka nonton animenya juga, tapi yang edisi2 barunya yaa, kan banyak tuh, GT, Z, dll. Sekarang she nonton Cuma di internet ajaa.., udah gampang.

Yups itulah sekilas cerita masa lalu, yang masih ada kaitanya dengan masa kini sebenarnya, tentang bagaimana aku menyukai bahkan terobsesi dengan sebuah tokoh anime, hehehe.., ada yang lucu, jadi pas aku baca nonstop manga-nya itu, aku nyetelnya lagu2 pop Malaysia yang waktu itu lagi ngeHits.., jadi agak rancu, setiap kali aku denger lagu2 malaysia (beberapa ya) itu, nuansanya itu jadi teringat seperti pada waktu aku baca manga dragon ball itu.. :D 


Rapopo lah, yang penting cool dan menyenangkan.