Skip to main content

Doyan Ngopi

Kopi oh kopi,... edisi lebay...

Entah sejak kapan aku suka ngopi, kalau nda salah seh sejak aku kuliah, sejak aku masih ngekost di depok. Tapi sebelum itu tadinya aku sukanya nge-teh alias minum teh, yah manis yak, bukan teh pahit, alias tehnya itu di kasih gula, awas gula pasir bukan gula merah atau gula jawa.. heheheh..., trus abis ntar sebab apa jadinya aku suka ngopi, bukan berarti teh nya jadi nggak suka juga, teteup masih suka, dan bukan berarti aku penggemar kopi juga, hanya sekadar suka.

Bedanya apa ? Kalo penggemar kan katanya seh bisa membedakan rasa kopi, kalo aku kayaknya nggak bisa deh atau belum bisa. Buat aku atau paling gak yang aku rasain neh ya... Kopi itu rasanya semuanya ya sama pahit, dan aku gak suka yang pahit, aku sukanya yang manis-manis, termasuk akhwat, aku sukanya akhwat yang manis, asseeeek... ngelantur,! #tepuk jidat.

Nah berhubung aku sukanya yang manis maka kopi pun aku sukanya kopi yang manis, karena manis maka konsekuensinya buat aku masih tetap sama aja, semua kopi ya rasanya manis, heheheh....
Selain itu aku gak suka yang aneh2, kebanyakan aku suka minum tuh kopi yang sachet, yang beredar di pasaran, yang beredar di warung-warung. Aku gak terlalu peduli merek apa, keluaran siapa, selama pas dicicip, di sruput berasa enak di lidah ya wis aku beli, aku sedu, aku tenggak, heheheh ....

Dulu, aku nggak begitu suka kopi original, yaaa... itu yang di sedu hanya antara kopi, air dan gula saja, tapi belakangan aku justru lebih banyak mengonsumsi yang original. Tadinya lebih banyak minum tuh yaaa.. yang itu tadi, sachet, rasa kegemaran ku adalah rasa mocca, trus susu mix trus kalo sekarang2 white cofffee... tapi biasanya gak murni, biasanya aku campur antara mocca, susu, white coffee atau diantaranya lah, FYI aja yak, porsi aku minum kopi dari dulu sampe sekarang itu gak berubah, selalu porsi jumbo, pake gelasnya aja gelas jumbo yang isinya itu muat untuk 3 sachet, jarang banget deh aku nginum kopi hanya di gelas kecil, 1 sachet, kecuali : lagi bertamu, ikut acara2 seminar atau formal, dan terakhir kepepet, terpaksa karena kantong lagi bokek... heeeeeeee...

Kapan aku ngopi ? Nggak tentu waktu, kapan aja, dimana aja aku pengen ngopi ya ngopi, berapa banyak sehari ? Nggak tentu juga, bisa cuma 1 kali, bisa juga ber-kali2, suka2 aja, tapi aku bukan termasuk yang ketagihan loh yaa... kayak misalnya Gmn kalo 1 hari aja aku gak ngopi trus jadi resah, gelisah, dan berasa kemarau panjang #lebaylagi.
Intinya kapan aja suka, kaya sekrang ini, lagi hujan gede, memandang kebunku yang hijau, sambil menulis ini dan mendengarkan musik rock classic, aku di temani secangkir kopi hangat original plus pisang rebus , hweheheheheh.. maknyus,.

Itulah ceritain tentang satu sisi dunia, dunia ngopi. Selamat beraktifitas. :)
Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…