Jihad Harta dan Charlie Hebdo

Share:
Sebenarnya ini bukan tulisan baru, ada temen di group yang men share tulisan tentang tema ini ketika beberapa minggu lalu di satu kota sana, di sebuah negeri yang bernama perancis terjadi insiden yang rupa2nya, beritanya memBLoWup ke seluruh dunia, dan terus menggelinding membesar seperti bola salju hanya dalam hitungan jam dan hari. Maka untuk mengimbangi berita kejadian itu dan ada hikmah, ibrah yang diambil dari kejadian itu, diangkatlah tema ini : jihad.. dari satu cerita yang asal muasalnya masih dari negeri yang sama, perancis.

Cara jihad elegan yang kini ditempuh seorang pengusaha muda Aljazair. Namanya Rachid Nakkaz. Kamis kemarin, (08/01/15) menawarkan diri untuk membeli 51 % saham majalah Charlie Hebdo. Targetnya, mengontrol redaksi dan visi majalah agar lebih ramah terhadap Islam. Tawaran yang telah ia lakukan sejak September 2012, dengan nilai investasi 350.000 Uero. Namun ditolak pemilik majalah.

Ya. Rachid Nakkaz, dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dan membela Islam dengan elegan. Ia menjadi satu-satunya pengusaha yang membayarkan denda, atas setiap vonis pengadilan Perancis yang menghukum wanita-wanita muslimah bercadar di muka umum. Selama 4 tahun, ia telah menggelontorkan lebih dari 90.000 Euro. Hal yang tidak dilakukan oleh rezim-rezim penguasa negeri Muslim, yang berjumlah 56 negara. Jumlahnya banyak, namun takut dengan satu negara kecil bernama Perancis.

Jadi kawan. Kuasai ekonomi, itu sunnah Rasul yang lama kita tinggalkan. Jika bersiwak saja kita mencontoh baginda Nabi, mengapa masalah ekonomi kita tidak mencontoh beliau? Jadi jihad elegan ke depan adalah: menguasai saham-saham perusahaan multinasional di dunia. Bisakah?

oleh Nandang BUrhanudin (JOSer)

Post a Comment