Friday, June 05, 2015

Bahagia itu sederhana... kawan..!

Ehm..., bahagia, apa itu bahagia ?

Dulu.., dulu sekali aku pikir bahagia itu adalah sama dengan senang, tapi kemudian sampai pada suatu titik aku berpikir bahwa bahagia itu tidak sama dengan senang. Senang bisa jadi bagian “part” dari bahagia, sementara bahagia itu lebih luas dari sekedar senang. Maksunya gmn du ?

Fyuuuhh.., du !? jadi teringet beberapa kawan lama yang suka memanggil dengan suku kada itu, du.., abdu, bdu, .. kawan-kawan dari BPK mapala UI dulu. Oke.., lanjut, iyaaa jadi yang namanya bahagia itu lebih dari sekedar senang. Bedanya apa ? ambil contoh begini.. saya sudah belajar , berusaha mati-matian.., which is artinya gak mati beneran, atau pura-pura mati, atau mati-hidup-mati-hidup atau mati boongan.. atau, nggak mati tapi lebay ngaku-ngaku hampir mati.. hahahaha, #dibahas, teruuus.., setelah aku berusaha sedemikian rupa, rasanya udah maksimal dah, eh pas ujian ternyata nggak lulus, ujian apa neh ?? apa aja deh. Maka ketika nggak lulus itu aku nggak senang, dan kalau lulus.., aku senang, tapi meskipun aku nggak lulus.., aku masih bisa tetap bahagia karena.., karena apa ?? karena aku aku yakin aku sudah melakukan yang terbaik, aku sudah berusaha, aku sudah mengerahkan segenap kemampuan yang aku punya, aku sudah berlatih, belajar, aku sudah mencoba dan lain sebagainya.., maka disitu aku bisa tetap bahagia.

Jadi.., dari contoh sederhana ini saja, senang itu seringkali lebih kepada rasa yang muncul di kita karena sebab terpenuhinya ekpektasi kita atau bahkan lebih dari ekspektasi kita yang mana dan bilamana itu adalah faktor eksternal yang berperan, dan kebalikanya kita, dalam hal ini aku lah yaak,  tidak akan merasa senang ketika apa yang menjadi ekpektasi kita tak terpenuhi, contoh di atas adalah gagal.

Sementara Bahagia.., itu lebih kepada apa yang kita rasa karena kita telah melakukan hal yang kita inginkan, melakukan secara All out, give the best, menunaikan apa yang bener-benar ingin kita lakukan, apapun hasilnya, titik akhirnya akan sama.. perasaan plooooong.., puas dan legaaa. Jadi bahagia itu lebih kepada faktor internal, ada dalam kontrol kita. Senang itu pengungkapanya bisa berlebihan.., tertawa, terbahak-bahak, menjerit histeris atau mungkin bisa sampai berguling-guling, LOL istilahnya.., ROFTL..istilah lainya, sementar bagahia.., pengungkapanya seringkali lebih sederhana.., hanya bibis menyungging senyum, kadang air mata menetes.., dikit, kadang disertai pelukan #itu kalo ada yang mau dipeluk, hehehehe.. itu sebabnya bahagia itu sederhana.

Bahagia itu sederhana..,

Melihat kamu tersenyum..., #Eaaaaaa.., kamu siapa tuuuh ?? ya macem macem lah yaaak, yang jelas senyum orang-orang yang kita cinta, bisa mama-papa, ibu-emak-mbok-bapak-ayah, nenek-kakek, anak-cucu, kekasih hati, teman deket, teman jauh..,

Bahagia itu sederhana..,

Bisa melakukan hal-hal yang terbaik untuk oang-orang yang kamu sayang, melihat mereka sehat, melihat mereka tertawa, melihat mereka terbuka, percaya dan tak segan meminta tolong dengan segala permasalahan yang ada.

Bahagia itu sederhana..,

Bukan tentang memiliki atau tidak memiliki sesuatu atau seseorang.., bukan tentang menang atau kalah, menguasai atau di kuasai, bukan tetang diterima atau di tolak, tetapi tentang MEMBERI dan Mampu melakukan yang terbaik. 

Itu..!! (pake gaya om Mario Teguh).. heheh..

Post a Comment