Skip to main content

Heyyy.. Long time no cee


Long time no cee.

with whom abdur ?

mmmmm....  i don"t know, hahah, maybe with myself in the future. 
Seperti yang udah aku bilang, salah satu tujuan dari aku membuat blog ini adalah untuk berkomunikasi dengan aku dimasa depan, untuk mengirimkan message tentang aku saat ini, saat ini dimana aku menulis. Maka, setiap hari akan selalu ada saja aku yang baru, seorang abdur yang baru, abdur yang eksis sesuai dengan masanya, masa dimana dia ada. 

then what kind of story that you want to tell to the other you in the future ?

mmm.., you know.., i want to tell about, TODAY.

dimasaku saat ini, sedang terjadi beberapa hal yang bisa kita sebut masalah biasa. iya biasa..
terjadi kebakaran hutan dimana-mana, kemarau yang panjang yang menyebabkan kekeringan dimana-mana juga, paling  nggak itulah yang dikatakan oleh para pembawa berita. kebakaran hutan melanda banyak hutan di Indonesia, bencana kabut asap sangat parah dikota-kota seperti pekanbaru, jambi, palangkaraya adaah issue yang terus dan masih di angkat dalam berbagai media pemberitaan beberapa minggu ini.

di tempat sekarang aku tinggal sendiri, Jakarta, sejauh ini sudah terjadi hujan 2 kali, tetapi itupun nggak lama dan sangat jarang. ceritanya kita sedang di landa el nino, semacam suatu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut (sea surface temperature-SST) di samudra Pasifik sekitar equator (equatorial pacific) khususnya di bagian tengah dan timur (sekitar pantai Peru). Karena lautan dan atmosfer adalah dua sistem yang saling terhubung, maka penyimpangan kondisi laut ini menyebabkan terjadinya penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya berakibat pada terjadinya penyimpangan iklim, itu kata om BMKG. akibatnya adalah terjadi kemarau panjang yang pastinya panas, hot.. 

aku sedang tidak komplain disini, aku hanya bercerita, tapi kenyataanya ada banyak sekali orang yang komplain dan saling blaming, saling menyudutkan, terutama ke pemerintah, ah.. come on. tidak ada manfaatnya sama sekali komplain kita dan sikap saling menyalahkan. ga ada manfaatnya tauuu.., tadinya aku seh biasa aja, tapi belakangn makin gedeg aja aku setiap kali membaca komentar-komentar gak mutu itu.. hmmm, untuk mengungkapkan rasa geuleuh itu ya aku seh lebih suka nulis di blog sendiri daripada di medsos lain, kaya FB. 

oh ya abdur, hari ini kamu masih jadi orang yang konsisten untuk bisa menahan diri dari menjadi orang yang suka komplain, karena orang yang suka komplain itu adalah salah satu karakter seorang looser, maka.. di masa depan, tetep konsisten yaaak, :) 

long time no cee..., kemana aja cuuuyyy.., udah lama nggak pernah nulis lagi lw,.. ? hahaha.., ini hanya tulisan pembuka, salam hangat dari seorang yang sadah beberapa minggu ini absen dan kehilangan motivasi untuk menulis, padahal..., kalau sudah menulis, semua ide dan segala apa yang ada dikepala bisa mengalir begitu saja, spontanious. tapi kalau lagi malas menulis.. ya ampuuuun...! malasnya, Na'udzubillah min dzaalik, aku nggak bangga loh ya, dengan karakter malasku itu, aku sama sekali nggak bangga, bahkan lebih tepanya aku sebell, sucks, menyebalkan. yaaah.., sampai saat ini harus aku akui itu adalah penyakit ku yang masih perlu harus di cuci, di bersihkan sampai bersih.., cling.. blink-blink. itu aja dulu deh. 

Post a Comment

Popular posts from this blog

Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah

Hari ini, rasanyaaa aku lagi deket banget sama kalimat ini, kalimat yang memberikan semangat untuk berusaha dan mengusahakan sebisa dan semampu apa yang bisa kita usahakan, dan selebihnya.., kita serahkan pada yang Maha Menentukan. 
Faidza ‘Azamta Fatawakkal ‘Alallah.., 
"Dan apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah."
Kalimat ini sejatinya, redaksinya adalah dari Al-Qur'an, surat Ali Imron ayat 159,  dengan versi lengkapnya ; 


Tawakkal itu bahasa sederhananya adalah menyerahkan hasil pada Allah setelah kita berusaha, sambil berharap apapun hasilnya semoga itu adalah yang terbaik. 
hari ini ada dua hati yang sama-sama sedang mengharapkan yang terbaik dari Rabb nya, satu hati telah membulatkan azzam (tekad) untuk melakukan apa yang dia rasa, dia telah melaksanakan tugasnya untuk menawarkan, menjemput, mengajak hati yang lain yang bisa jadi adalah benar pasanganya, dan selebihnya hanya tinggal mengamalkan Fatawakkal 'alallah,.
sementara hati…

One Step Ahead

Satu langkah di depan, apa itu makna satu langkah didepan ? mungkin kita bisa mengartikanya sebagai leader, winner, visioner which is itu antonym dari kata follower, commoner, “looser”. Dalam hal apa ? tentunya dalam banyak hal, apapun.
Lalu sebenarnya apa arti nilai penting dari “satu langkah didepan” ? apa segitu signifikanya nilai dari kata itu.., hmmm., jika dilihat sekilas tampaknya sangat sederhana dan gak penting-penting amat, apa coba yang membedakan dari hanya sekedar 1 langkah ? gak signifikan, betul !?? tapi saudara dalam kehidupan nyata, realita, terutama dalam konteks “persaingan” apapun, persaingan dalam rangka memenangkan sesuatu, sesuatu yang bernilai,.. you name it.., makna satu langkah di depan adalah Amat Teramat Sangat Begitu menentukan. Kemampuan dalam mengambil posisi  satu langkah didepan dapat menentukan nasib kita dalam konteks persaingan kedepanya, apakah kita akan menjadi winner atau looser, apakah kita akan menjadi leader atau follower. Kemampuan kita ber…

Pengen Nyantri (lagi)

Sewaktu aku kecil, kelas 3 sampai 6 SD, qodarullah aku "di buang" ke tegal, ke desa gunung tilu, tempat aku di lahirkan. Alasanya bukan hal yang sepele, meskipun waktu itu aku berpikir itu adalah hal yang sepele. Orang tua ku, terutama ibuku ingin aku bisa mengaji, bisa menjadi anak yang sholeh dan berbakti, bisa ngaji sederhananya mah. Bukan apa-apa sebenarnya semenjak aku berada di cirebon, utamanya kelas 1 sampai 3 SD, aku tidak jauh berbeda progressnya dengan temen-temen sebaya di sana, aku ikut ngaji di musholla yang biasanya di lakukan ba'da maghrib. Aku ikut juga madrasah kalau siang sepulang dari SD, tapi jika di bandingkan porsi aku main jauh lebih banyak. Dan urusan ngaji, aku yaitu tadi gak ada banyak progress, sebenernya aku waktu itu termasuk yang cepat tangkap, mudah faham, tapi mungkin lingkungan yang kurang mendukung.

Beberapa kali bapak dulu bilang, dan suka mengancam kalau nggak mau ngaji, nanti di gantung di wuwungan.. (bagian dalam atap rumah) atau ka…